PENGERTIAN,JENIS PASAR DAN AKTIVITAS JUAL BELI
Pasar merupakan tempat bertemu antara penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli barang. Setiap pedagang tentu berharap dapat menjual barang dagangannya dengan harga tinggi agar mendapat keuntungan lebih besar. Tahukah Anda mengapa demikian? Tentu saja setiap pedagang ingin mendapatkan laba dari usaha dagangnya. Sebagian dari keuntungannya dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan sebagian lagi untuk menambah modal dagang. Sebaliknya, setiap pembeli selalu mencari dan memilih agar dapat membeli barang yang bagus dengan harga yang murah. Tentu saja hal ini akan dilakukan oleh setiap pembeli agar dengan uang yang terbatas mendapatkan barang sesuai kebutuhannya.
Coba amati gambar di bawah ini!
Sejak dahulu manusia sudah mengenal pasar. Sebelum manusia mengenal uang, pasar digunakan sebagai tempat tukar menukar barang. Pertukaran barang dengan barang disebut barter.
1. Jenis Pasar
Seiring dengan perkembangan jaman, berkembang pula kegiatan jual beli yang dilakukan di pasar. Jenis pasar dapat kita kelompokan berdasarkan bangunan serta penataannya dan berdasarkan jenis barang yang diperdagangkannya.
a. Berdasarkan Bangunan dan Penataannya
Jika Anda perhatikan bangunan dan penataannya pasar dibedakan atas pasar tradisional dan pasar modern.
1) Pasar Tradisional
Pasar tradisional pada mulanya terjadi secara alami. Dimulai oleh beberapa penjual menjajakan barang dagangannya kemudian orang di sekitar mencari barang kebutuhannya. Setelah ada kecocokan antara barang yang dijajakan dengan kebutuhan orang-orang di sekitarnya, terjadilah transaksi antara penjual dan pembeli.
Pada masa sekarang, pasar tradisional tidak lagi terjadi dengan sendirinya. Pasar sengaja dibangun untuk menampung para pedagang.
Bangunan pasar dibagi atas blok-blok atau kios-kios. Ada kios pakaian, beras, daging, ikan, sayuran, dan buah-buahan. Di pasar tradisional, pembeli dapat menawar barang yang hendak dibelinya setelah harga disepakati baru dibayar.
Tidak semua lokasi pasar terdapat di daratan. Pada sebagian daerah di Kalimantan, sungai dapat dijadikan pasar. Begitu pula di daerah kepulauan, laut dapat dijadikan pasar. Para pedagang menjajakan dagangannya di atas perahu.
Begitu pula para pembeli, membeli barang di atas perahu. Pasar demikian sering disebut pasar terapung.
2) Pasar Modern
Adakah pasar modern di daerah tempat tinggalmu? Pasar modern pada umumnya terdapat di kota-kota besar. Bangunan pasar modern lebih permanen dibanding pasar trdisional. Penataannya lebih teratur sehingga orang yang berbelanja merasakan lebih nyaman. Contoh pasar modern yaitu supermarkert atau pasar swalayan, ada pula yang menyebutnya departement store atau mall.
Di supermarket dijual berbagai kebutuhan hidup mulai dari sembako sampai kebutuhan perlengkapan rumah tangga lainnya. Barang yang dijual di supermarkert sudah memiliki daftar harga pasti dan tidak dapat ditawar lagi. Pembeli yang berbelanja di pasar swalayan mengambil sendiri barang yang akan dibelinya. Kemudian, dengan menggunakan keranjang pembeli membawa barang tersebut ke tempat pembayaran yang biasa disebut kasir.
Adakah supermarkert di daerah tempat tinggalmu? Pernahkah kalian berbelanja di supermarkert? Jika pernah, tentu kalian dapat membandingkan kelebihan dan kelemahan berbelanja di pasar tradisional dan pasar modern.
b. Berdasarkan Jenis Barang
Jika Anda perhatikan dari jenis barang yang dijualnya, pasar dapat dibedakan antara lain, pasar loak, pasar induk, pasar hewan, dan pasar ikan.
1) Pasar Loak
Pasar loak yaitu pasar tempat menjual dan membeli barang-barang bekas. Pasar ini terdapat di kota besar maupun kota kecil. Berbagai barang bekas dijual di pasar loak. Misalnya pakaian, alat dapur, barang elektronik, dan barang-barang yang tergolong antik. Apa kelebihan berbelanja di pasar loak? Tentu saja harganya jauh lebih murah daripada barang-barang baru.
2) Pasar Induk
Pasar induk adalah pasar yang menjual salah satu jenis barang dalam jumlah besar. Misalnya pasar induk beras, buah-buahan, dan sayuran. Di pasar induk penjualan dan pembelian barang dilakukan dalam jumlah besar. Pembeli di pasar induk pada umumnya pedagang eceran di pasar tradisional.
3) Pasar Hewan
Pasar hewan merupakan pasar tempat menjual dan membeli hewan. Misalnya sapi, kerbau, kambing, ayam, itik, dan jenis hewan lainnya. Para peternak dapat menjual hewan ternaknya di pasar hewan untuk dipotong maupun untuk dipelihara.
4) Pasar Ikan
Pasar ikan adalah pasar yang menjual berbagai jenis ikan, baik ikan laut maupun ikan air tawar. Misalnya bandeng, udang, tenggiri, bawal, kakap, tongkol, gurame, mujair, lele, dan ikan mas. Di pasar ikan biasanya terdapat tempat pelelangan ikan.
2. Transaksi di Pasar
Pernahkah Anda memperhatikan orang berbelanja?
Sebelum harga suatu barang disepakati bersama antara pembeli dan penjual, terjadi transaksi-transaksi terlebih dahulu. Jika harga dalam tawar menawar itu sudah disepakati, maka pembeli membayar dan penjual menyerahkan barang kepada pembeli sebagai bukti adanya transaksi disertai dengan tanda jual beli secara kontan yang disebut nota.
3. Cara Bersaing Jual Beli
Anda telah mengetahui bahwa pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli. Di pasar tradisional, banyak pedagang yang menyajikan barang dagangan yang sama di tempat yang berdekatan. Setiap pedagang mengharapkan barang daganganya banyak diminati pembeli dan cepat laku terjual. Untuk mencapai hal ini, para pedagang melakukan berbegai upaya untuk menarik minat para pembeli. Misalnya menawarkan dengan cara yang santun dan ramah. Melayani pembeli dengan sabar dan menyenangkan. Menimbang, mengukur, dan menghitung barang yang dijual dengan benar dan jujur. Upaya seperti tersebut di atas merupakan bentuk persaingan secara sehat.
Adakah persaingan pedagang yang tidak sehat?
Tentu saja ada, yaitu cara yang dilakukan menyebabkan kerugian yang lain. Misalnya menghalangi pembeli yang berminat membeli barang kepada pedagang lain dan menjelek-jelekan barang milik pedagang atau pengusaha lain.
Jika hal tersebut dilakukan, maka akan menimbulkan permusuhan di antara para pedagang. Upaya lain yang dilakukan oleh pedagang untuk menarik minat pembeli antara lain memasang iklan di media cetak atau media elektronik. Pada masa sekarang, kegiatan promosi merupakan hal penting dalam rangka persaingan dagang. Iklan dibuat sedemikian rupa sehingga menarik minat pembeli. Namun ada hal yang perlu diperhatikan, iklan tidak merugikan orang lain dan tidak menyesatkan pembeli.
No comments:
Post a Comment