Showing posts with label KEJAR PAKET A. Show all posts
Showing posts with label KEJAR PAKET A. Show all posts

Saturday, 27 August 2016

PENINGGALAN SEJARAH INDONESIA

Sejarah adalah cerita tentang kehidupan masa lalu. Dengan belajar sejarah kita dapat mengetahui kehidupan manusia masa lampau. Kita bisa mengenali kehidupan manusia melalui peninggalan-peninggalan sejarah yang ditemukan.
Ada beberapa sumber sejarah yakni:
a.    Sumber lisan merupakan cerita lisan dari pelaku atau saksi peristiwa sejarah.
b.    Sumber tulisan merupakan keterangan tertulis mengenai suatu peristiwa sejarah.
c.    Sumber benda merupakan benda-benda peninggalan masa lalu.
1.     Peninggalan Sejarah di Lingkungan Setempat
    Peninggalan sejarah yang berhasil ditemukan sangat beragam. Ada yang berbentuk fosil, bangunan, peralatan, naskah, dan sebagainya. Peninggalan-peninggalan tersebut menjadi sumber utama untuk mengungkapkan kehidupan masa lalu.
2.     Asal Usul Nama Tempat
    Negara kita terkenal karena memiliki banyak legenda. Legenda tersebut ada yang berhubungan dengan terjadinya sesuatu, baik tempat maupun kota. Adakah legenda di daerah tempat tinggalmu?
a.    Asal Usul Terjadinya Kota Jakarta
    Pada abad ke-13 di Jawa Barat terdapat sebuah kerajaan Hindu. Kerajaan tersebut bernama Kerajaan Pakuan Padjadjaran. Kerajaan itu biasa disebut Kerajaan Sunda. Pusat kerajaannya terletak di daerah Bogor.
    Kerajaan Padjadjaran mempunyai enam buah pelabuhan yakni Banten, Cigede, Cimanuk, Tanara, dan Kelapa. Pelabuhan Kelapa terletak di tepi Teluk Jakarta dan sering pula disebut Sunda Kelapa. Pelabuhan Sunda Kelapa lama kelamaan menjadi pelabuhan penting dan sangat strategis.
b.     Asal-Usul Nama Yogyakarta
    Di pulau Jawa bagian tengah terdapat kesultanan Yogyakarta dan Surakarta. Kedua wilayah itu menjadi satu disebut Mataram dengan ibukota Kertasura. Kertasura terletak kira-kira 10 km sebelah barat Surakarta (Solo). Raja yang memerintah pada saat itu ialah Susuhunan Pakubuwono II. Pada tahun 1742, Kerajaan Mataram jatuh akibat pemberontakan. Raja dan seluruh pasukan melarikan diri ke arah timur yaitu suatu tempat yang dinamakan Surakarta.
Pada tahun 1750 di bawah pimpinan Raden Mas Said yang juga dikenal sebagai Pangeran Samber Nyawa pasukan pemberontak menyerbu Surakarta. Raja Mataram meminta bantuan kolonial Belanda untuk memadamkan pemberontakan Raden Mas Said dan Pangeran Mangkubumi. Pemberontakan itu pun berhasil digagalkan.
Pada tahun 1752, pemberontakan terhadap Mataram terulang kembali. Pangeran Mangkubumi berhasil membujuk rakyat dari Madura sampai Banten untuk menolak semua permintaan Belanda.
    Pada 15 Februari 1755 terjadi sebuah perjanjian yang disebut perjanjian Gianti. Isinya kerajaan Mataram dibagi dua bagian. Pangeran Mangkubumi dinobatkan sebagai raja, dengan gelar Sultan Hamengkubuwono I. Untuk sementara sultan berkedudukan di Ambar Ketawang.
    Para punggawa kerajaan berusaha mencari tempat baru sebagai pusat pemerintahan. Akhirnya tempat baru itu ditemukan yaitu hutan Garjitawati tidak jauh dari Desa Beringin .
    Pengeran Mangkubumi dipandang sebagai jelmaan Dewa Wisnu dalam wujud Sri Rama. Dalam wayang, sebelum Dewa Wisnu menjelma menjadi Krishna, ia terlebih dahulu menjelma menjadi Sri Rama yang kerajaannya disebut Ayodya. Oleh karena itu, pantaslah jika kerajaannya disebut Ayodya atau disingkat menjadi Yodya. Setiap penamaan mengandung harapan tertentu.Harapan para pengikutnya adalah agar kerajaan Yodya aman, tenteram, damai, dan sejahtera. Itulah sebabnya nama Yodya ditambah dengan kata karta yang artinya serba baik. Demikianlah, kerajaan itu disebut Yodyakarta. Dalam perkembangannya, orang lebih mudah menyebutnya dengan Yogyakarta.
c.     Asal Usul Nama Bandung
    Kota Bandung berasal dari kata bendung yaitu terbendungnya sungai Citarum oleh lava gunung tangkuban perahu sehingga terbentuklah telaga Bandung.
Dari cerita orang tua di Bandung, nama Bandung pertama kali dipakai bupati Wiranata Kusuma. Nama bandung diambil dari perahu bandung, sejenis kendaraan air yang terdiri dari dua buah perahu yang diikat berdampingan. Perahu itu digunakan oleh bupati Wiranata Kusuma II melayari sungai citarum ketika mencari tempat sebagai ibukota baru pengganti ibukota lama Dayeuhkolot.
1.    Peninggalan Sejarah di Lingkungan Setempat
a.    Candi
Istilah candi berasal dari salah satu nama Durga (Dewa Maut) yaitu Candika.
Candi itu sebenarnya berfungsi untuk memuliakan orang yang telah meninggal dunia khususnya para raja dan orang-orang terkemuka. Setelah raja mangkat didirikanlah sebuah candi. Azimatnya ditaruh dalam sebuah peti diletakkan dalam dasar candi.
Beberapa candi peninggalan budaya Hindu dan Budha di Indonesia antara lain:
1)   Candi Portibi   
    Brahmana-brahmana Indonesia berlayar ke Sumatera Utara untuk menyebarkan agama Hindu. Salah satu peninggalannya ialah candi Portibi yang terletak di daerah padang Balok gunung Tua di provinsi Sumatera Utara. Candi ini dibangun tahun 1039 pada jaman kerajaan Panai.
2)   Candi Muara Takus
    Candi Muara Takus terdapat di kabupaten Kampar Provinsi Riau. Candi ini merupakan tempat pemujaan penganut agama Budha Mahayana. Candi ini dibangun pada masa kerajaan Sriwijaya sekitar abad 10 Masehi.
3)   Candi Borobudur
    Candi Borobudur terdapat di Muntilan kabupaten Magelang. Dibangun di atas bukit dan dikelilingi oleh bukit Menoreh yang membentang dari arah timur ke barat. Gunung Merapi dan gunung Merbabu terletak di sebelah timur, gunung Sumbing dan gunung Sindoro di sebelah barat.             Candi Borobudur didirikan tahun 284 Masehi. Seluruh bangunan candi Borobudur memuat banyak relief.
        Relief pahatan yang menampilkan perbedaan bentuk dan gambar dari permukaan rata di sekitarnya. Beberapa relief yang terdapat pada dinding candi Borobudur adalah Karmawibhangga terdapat pada bagian kaki, Lalitavistara, Awadhana, dan Jataka.
4)   Candi Prambanan
    Candi Prambanan dikenal pula sebagai candi Lorojonggrang. Letaknya di kecamatan Prambanan kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah. Candi Prambanan merupakan bangunan suci bagi pemeluk agama Hindu Siwa. Candi ini didirikan pada abad ke-8 pada masa kerajaan Hindu Mataram.
b.     Prasasti
Prasasti sering disebut batu bertulis. Fungsinya adalah mengabadikan peristiwa penting yang dialami raja atau kerajaan.
1)     Prasasti Adityawarman
    Prasasti ini merupakan peninggalan agama Hindu di Sumatera Barat yang terdapat di daerah Batusangkar.
2)     Prasasti Ciaruteun
    Prasasti Ciaruteun terdapat di tepi sungai Cisadane kabupaten Bogor provinsi Jawa Barat. Prasasti ini merupakan peninggalan kerajaan Tarumanegara. Pada Prasasti ini terdapat bekas telapak kaki Raja Purnawarman. Peninggalan kerajaan Tarumanegara banyak berupa prasasti antara lain prasasti Jambu, Kebon Kopi, Muara Cianten, dan prasasti Tugu.
3)     Prasasti Mulawarman   
    Prasasti Mulawarman merupakan peninggalan kerajaan Hindu Kutai Kalimantan Timur. Prasasti ini menggunakan huruf palawa dan bahasa sansekerta.
c.     Benteng
Benteng-benteng yang ada di Indonesia merupakan peninggalan jaman kolonial yang dibangun sebagai daerah pertahanan.
1)  Benteng Marlborough
    Benteng ini merupakan peninggalan Inggris yang terletak di provinsi Bengkulu. Benteng disebut juga benteng Raffles karena didirikan pada masa Gubernur Jendral Inggris bernama Raffles pada tahun 1714. Pada masa penjajahan Belanda, Ir. Soekarno pernah ditahan di benteng ini.
2)  Benteng Vortdekock
    Benteng Vortdekock terdapat di Bukit Tinggi Sumatera Barat. Benteng ini dibangun pada tahun 1825 oleh Kapten Beur, bangsa Belanda. Tujuan dibangunnya benteng ini sebagai pertahanan Belanda dalam perang Padri.
3)  Benteng Otanah
    Benteng Otanah terdapat di Gorontalo. Benteng ini merupakan tempat perlindungan raja-raja ketika melawan Belanda. Dengan adanya benteng ini menunjukkan bahwa masyarakat Gorontalo khususnya dan Sulawesi Utara pada umumnya gigih menentang penjajahan Belanda.
4)  Benteng Vort Rottherdam
    Benteng Vort Rottherdam terdapat di Makassar. Benteng ini digunakan sebagai pertahanan Belanda dalam menghadapi perlawanan rakyat Sulawesi Selatan. Sekarang bangunan ini digunakan sebagai museum tempat penyimpanan koleksi peninggalan sejarah Sulawesi Selatan
d.     Masjid
Adanya masjid membuktikan bahwa pengaruh Islam sudah ada sejak dahulu. Bangunan masjid merupakan peninggalan kerajaan-kerajaan Islam. Masjid-masjid ini masih digunakan unutk keperluan ibadah hingga sekarang.
1)     Masjid Raya Baiturrahman
    Masjid Raya Baiturrahman terdapat di Banda Aceh. Masjid ini merupakan peninggalan kerajaan Islam Aceh pada masa lalu. Ketika terjadi perang Aceh, masjid raya Baiturrahman dijadikan pusat pertahanan rakyat Aceh.
2)     Masjid Raya Medan
    Masjid Raya Medan terdapat di kota Medan Sumatera Utara. Masjid ini dibangun oleh Sultan Deli Makmun Al Rassyid Perkasa Alam pada tahun 1906.
3)     Masjid Agung Banten
    Masjid Agung Banten didirikan pada tahun 1566 oleh Sultan Maulana Yusuf. Beliau adalah putra sulung dari Sultan Maulana Hasanuddin.
4)     Masjid Demak
    Masjid Demak terletak di kota Demak provinsi Jawa Tengah. Masjid ini didirikan oleh Walisongo pada masa pemerintahan Raden Fatah sekitar abad ke-16. Di sebelah utara masjid Demak terdapat makam Raden Fatah dan Sultan Trenggono.
5)     Masjid Sultan Suriansyah
    Agama Islam berkembang pesat pada masa kekuasaan Pangeran Suriansyah yaitu sekitar abad ke-16 di kerajaan Banjar. Beliau mendirikan masjid pertama di Kalimantan sebagai pusat kegiatan agama Islam.
2.     Ciri-Ciri Peninggalan Sejarah
Perkembangan sejarah suatu bangsa dapat digolongkan berdasarkan periode atau masa. Begitu juga dengan perkembangan sejarah Indonesia dibagi menjadi beberapa periode. Secara sederhana terdiri dari:
a.     Jaman Batu
    Pada jaman ini kehidupan manusia masih sangat sederhana. Peralatan yang digunakan kebanyakan dari batu. Misalnya kapak dan peralatan lainnya. Dengan demikian jaman tersebut dinamakan jaman batu.
b.     Jaman Logam
Kehidupan manusia mengalami perkembangan. Mereka telah mengenal logam. Logam-logam seperti perunggu, besi, emas, perak berhasil mereka gunakan untuk dijadikan peralatan.
c.     Jaman Hindu Budha
Pada masa ini pengaruh Hindu Budha mulai dikenal masyarakat. Pada jaman ini, masyarakat telah mengenal bentuk-bentuk kerajaan dan sistem pemerintahan. Sisa-sisa peninggalan Hindu Budha masih dapat disaksikan hingga sekarang. Misalnya, candi dan prasasti.
d.     Jaman Islam
Pada masa ini pengaruh Islam dapat dirasakan di seluruh kalangan masyarakat. Kehidupan masyarakat mulai menggunakan cara-cara Islam. Ciri khas peninggalan masa pengaruh Islam antara lain bangunan masjid.
e.     Jaman Kolonial
Kedatangan bangsa kolonial Eropa dan Jepang telah meninggalkan pengaruh pada masyarakat Indonesia . Misalnya bahasa, pakaian, dan pendidikan banyak meniru budaya kolonial. Bangunan benteng pun merupakan ciri khas peninggalan jaman kolonial.
f.     Jaman Indonesia Modern
Periode ini dimulai sejak diproklamasikannya kemerdekaan Republik Indonesia sampai dengan sekarang.
Peninggalan sejarah wajib kita pelihara agar tetap lestari. Kita tidak boleh merusaknya. Mengapa demikian? Karena peninggalan sejarah merupakan kekayaan bangsa yang tidak ternilai harganya. Namun demikian, bagaimana cara melestarikan sejarah?  Berbagai peninggalan yang berupa bangunan harus dijaga dan dirawat. Kebersihannya harus kita jaga. Benda-benda peninggalan sejarah kita simpan di museum untuk keperluan pendidikan  dan hiburan. Fosil, prasasti, dokumen yang tersimpan di museum merupakan salah satu usaha menjaga kelestarian sejarah.
    Menjaga kelestarian peninggalan sejarah merupakan perbuatan yang terpuji. Dengan memelihara dan menjaganya, maka generasi yang akan datang dapat mempelajari peninggalan sejarah tersebut. Kita bisa membayangkan bagaimana jika peninggalan sejarah rusak sehingga tidak bisa dinikmati oleh generasi yang akan datang. Selain itu memelihara kelestarian peninggalan sejarah dapat dijadikan objek penelitian sehingga kita bisa mengetahui alur sejarah atau merangkai sejarah masa lalu dengan lebih akurat. Peninggalan sejarah yang terawat dapat dijadikan sebagai objek wisata.

HUBUNGAN KENAMPAKAN ALAM, SOSIAL, BUDAYA, DAN GEJALANYA

Kenampakan alam sering disebut bentang alam. Misalnya puncak gunung, pegunungan, lereng gunung, dataran rendah, danau, sungai, rawa, dan laut. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki kenampakan alam yang beragam.
Kenampakan alam dapat dibedakan atas kenampakan alam wilyah daratan dan kenampakan alam wilayah perairan. Kenampakan alam wilayah daratan antara lain gunung, pegunungan, dataran tinggi, dataran rendah, dan lembah, Sedangkan kenampakan alam wilayah perairan antara lain sungai, danau, selat, dan laut.
Berikut ini akan dibahas secara umum kenampakan alam, sosial, dan budaya di beberapa provinsi di Indonesia.
1.      Kenampakan Alam
Kenampakan alam yang akan dijelaskan pada bagian ini terdiri dari gunung dataran tinggi, dataran rendah, sungai, danau, dan pantai.
a.    Gunung dan Pegunungan
 Gunung dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu gunung berapi dan gunung tidak berapi. Gunung berapi maupun gunung tidak berapi dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk keperluan mata pencaharian. Misalnya berburu, berkebun buah-buahan, tempat rekreasi, bahkan sebagai sarana olah raga pendakian. Hal yang lebih penting, manfaat gunung bagi masyarakat sekitarnya adalah sebagai hutan lindung.
Pegunungan adalah bagian dari daratan yang bergunung-gunung dengan ketinggian 700 meter di atas permukaan air laut. Daerah pegunungan banyak dimanfaatkan untuk tempat rekreasi dan peristirahatan. Daerah pegunungan juga sangat baik untuk kegiatan pertanian jenis hotikultura.
b.      Dataran Tinggi
Dataran tinggi adalah daerah datar yang memiliki ketinggian lebih dari 400 meter di atas permukaan air laut. Banyak pulau-pulau di Indonesia memiliki daerah dataran tinggi.
Daerah dataran tinggi dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitarnya sebagai lahan pertanian.
Daerah dataran tinggi cukup bagus untuk menanam tanaman jenis sayuran dan buah-buahan. Selain sebagai lahan pertanian, dataran tinggi juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat peristirahatan.    
Perhatikan beberapa nama dataran tinggi di Indonesia!
c.     Dataran Rendah
    Dataran rendah adalah bagian dari daratan yang datar dengan ketinggian antara 0–200 meter di atas permukaan air laut. Daerah dataran rendah pada umumnya banyak terdapat di sekitar daerah pantai. Masyarakat yang tinggal di daerah dataran rendah memanfaatkan lingkungannya untuk berbagai keperluan hidup seperti pertanian, peternakan, perumahan, industri, serta beberapa jenis kegiatan perkebunan seperti perkebunan tebu dan perkebunan kelapa.
d.    Pantai
Pantai adalah bagian dari daratan yang berbatasan langsung dengan laut. Pantai ada yang terjal dan ada pula yang landai. Pantai-pantai yang landai banyak dimanfaatkan untuk obyek wisata. Masyarakat yang bertempat tinggal di daerah sekitar pantai pada umumnya bermatapencaharian sebagai nelayan.
Laut sebagai tempat untuk mencari penghidupan masyarakat pantai, baik sebagai nelayan maupun sebagai petani rumput laut. Jika daerah pantai dijadikan sebagai obyek wisata, maka masyarakat sekitarnya dapat memanfaatkan obyek wisata itu sebagai tempat berdagang untuk memenuhi kebutuhan para wisatawan.
Berikut ini beberapa nama pantai di Indonesia yang dijadikan sebagai tempat obyek wisata.
e.      Sungai
Apakah sebutan sungai di daerah tempat tinggalmu? Istilah yang biasa digunakan untuk sebutan sungai di beberapa daerah berbeda-beda, ada yang menyebut kali, batang, krueng, aek, dan pangkung. Sungai di Indonesia ada yang besar ada pula yang kecil. Sungai-sungai yang besar pada umumnya terdapat di pulau-pulau besar, seperti Pulau Jawa, Kalimantan, Irian, dan Sumatera. Sungai di Kalimantan banyak yang digunakan sebagai sarana transportasi air.
Masyarakat yang tinggal di daerah sekitar sungai dapat memanfaatkan sungai sebagai sarana pengairan sawah. Selain itu, sungai di Indonesia sudah dapat dimanfaatkan sebagai PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air).
f.     Danau         
Adakah danau di daerah tempat tinggalmu? Danau alami adalah genangan air  yang terdapat di daerah dataran tinggi, biasanya merupakan hulu dari sebuah sungai. Sedangkan danau buatan adalah penampungan air yang dibuat untuk tujuan tertentu.
Misalnya untuk resapan air, persediaan air,  rekreasi, dan  pembangkit listrik tenaga air.
Masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar danau banyak yang memelihara ikan dengan menggunakan keramba. Jika danau itu digunakan sebagai obyek wisata, maka banyak masyarakat disekitarnya berusaha sebagai pedagang untuk melayani para wisatawan.
2.    Ciri-Ciri Sosial dan Budaya
a.    Keadaan Sosial Ekonomi Masyarakat Setempat
    Secara garis besar tempat tinggal masyarakat dapat dibedakan menjadi dua, yaitu masyarakat yang tinggal di pedesaan dan masyarakat yang tinggal di perkotaan. Kehidupan masyarakat yang tinggal di desa berbeda dengan masyarakat yang tinggal di kota.
    Amati gambar berikut ini!
Sebagian besar penduduk Indonesia bertempat tinggal di pedesaan. Mata pencarian utamanya adalah di bidang pertanian. Dengan demikian, Indonesia disebut negara agraris. Masih ingatkah Anda apa yang dimaksud negara agraris itu?
    Masyarakat pedesaan masih sangat tergantung kepada keadaan alam sekitarnya. Bertani, berladang, berkebun, dan menjadi nelayan merupakan mata pecarian utama masyarakat desa. Sumber daya alam yang tersedia dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Biasanya penduduk yang mendiami suatu desa masyarakatnya masih menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan dan kekerabatan. Masyarakat pedesaan masih memegang teguh adat istiadat atau tradisi.
Kehidupan masyarakat perkotaan berbeda dengan masyarakat pedesaan. Masyarakat perkotaan memenuhi kebutuhan hidupnya tidak bergantung pada alam sekitarnya. Bidang perdagangan dan jasa merupakan mata pencarian utama masyarakat perkotaan.
Masyarakat perkotaan merupakan masyarakat yang heterogen, yaitu masyarakat yang beragam latar belakang pendidikannya, daerah kelahirannya, termasuk budayanya. Masyarakat yang tinggal di perkotaan sudah tidak begitu ketat menjalankan adat istiadat.
b.     Keadaan Budaya Masyarakat Setempat
    Negara kita sangat beragam budayanya. Setiap daerah memiliki budaya daerah masing-masing. Kebudayaan suatu daerah merupakan cirri khas yang membedakah antara daerah yang satu dan lainnya. Budaya tiap-tiap daerah di Indonesia dapat dikenali melalui kenampakkan budayanya. Bentuk budaya masyarakat sangat dipengaruhi oleh keadaan alam setempat.
Berikut ini bentuk budaya masyarakat yang terdapat di Indonesia.
1)     Rumah Adat
    Keadaaan alam suatu daerah memengaruhi bentuk tempat tinggal masyarakat. Untuk itu kita dapat melihatnya dari keragaman bentuk rumah adat yang terdapat di Indonesia. Misalnya, rumah yang berbentuk panggung atau berbentuk pendopo. Bahan baku rumahpun bergantung pada kedaaan alam sekitarnya, misalnya untuk atap rumah, ada yang menggunakan genteng, ada juga yang menggunakan daun lontar, bahkan menggunakan rumbia.
2)     Tarian Daerah
    Salah satu bentuk kreasi seni masyarakat adalah tarian. Tarian mempunyai maksud tertentu. Ada yang dilakukan untuk menyambut tamu, sebagai persembahan, atau hanya sebagai hiburan untuk mengisi waktu luang.
3)     Pakaian Adat
    Pakaian adat atau pakaian tradisional yang kita miliki sangat beragam. Itulah bentuk kekayaan budaya bangsa kita. Bentuk dan bahan yang digunakanpun beragam. Pakaian tersebut sesuai dengan kebiasaan masyarakat dan keadaan alam sekitarnya.
1.    Peristiwa Alam dan Pengaruhnya Terhadap Kehidupan
Bencana alam adalah salah satu contoh dari peristiwa alam. Banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, dan angin topan merupakan contoh bencana alam. Setiap bencana alam dapat menimbulkan penderitaan bagi manusia dan makhluk hidup di sekitarnya.
Manusia tidak mampu mencegah terjadinya bencana alam. Bencana alam merupakan peristiwa alam yang terjadi karena perubahan alam tetapi bencana alam juga terjadi dikarenakan ulah tangan manusia yang jahil. Agar lebih mudah memahaminya, berikut akan dibahas contoh-contoh bencana alam.
a.    Gempa Bumi
    Apakah Anda pernah mengalami peristiwa gempa bumi? Gempa bumi adalah gerakan atau goncangan lapisan permukaan bumi yang dapat menimbulkan bencana yang cukup parah terutama wilayah sekitar pusat gempa.
Akibat dari gempa bumi dapat menimbulkan penderitaan bagi makhluk hidup terutama umat manusia. Misalnya, bangunan hancur, pohon tumbang, air laut pasang dan menimbulkan banjir bagi daerah sekitarnya sehingga hewan dan tanaman terendam banjir atau terbawa arus air laut.
b.    Letusan Gunung Berapi
    Gunung berapi adalah gunung yang masih aktif mengeluarkan cairan panas dari dalam bumi. Cairan yang sangat panas yang terkandung dalam perut bumi itu disebut magma. Pada waktu gunung meletus, magma disemburkan keluar. Cairan panas yang keluar dari perut bumi melalui gunung berapi yang meletus disebut lahar. Ketika gunung meletus, banyak sekali material yang dimuntahkan. Misalnya, batu padat yang besar-besar, batu kecil, kerikil, pasir, dan abu halus.
Pada saat gunung berapi meletus menimbulkan penderitaan bagi makhluk hidup di sekitarnya baik tumbuhan, hewan, maupun manusia. Lahar panas yang dikeluarkan oleh gunung berapi dapat mematikan makhluk hidup di sekitarnya. Namun setelah letusan berhenti dan turun hujan, material yang dikeluarkan dapat menyuburkan tanah di sekitarnya. Dengan demikan, tanah di sekitar gunung berapi menjadi lahan pertanian yang subur.
c.    Banjir
    Pada saat musim hujan tiba, hampir di seluruh daerah dataran rendah mengalami banjir. Banjir terjadi pada saat ketinggian air melebihi tingkat normal. Penyebab utama banjir adalah hujan yang deras. Banjir dapat juga disebabkan oleh kerusakan bendungan dan gempa bumi. Banjir bandang sangat berbahaya  karena dapat menghanyutkan dan datangnya tiba-tiba.
Bencana banjir terjadi sebagian besar akibat ulah manusia yang tidak berlaku ramah terhadap lingkungan. Misalnya  menebang pohon sembarangan di daerah resapan air hujan, membuang sampah ke saluran air yang mengakibatkan penyumbatan saluran air dan pendangkalan sungai. Banjir dapat menimbulkan kerugian harta dan benda bahkan dapat menimbulkan korban jiwa manusia. Pada saat banjir berlangsung, dilakukan berbagai upaya penyelamatan penduduk dengan berbagai alat seperti helikopter dan perahu karet. Mereka dievakuasi atau dipindahkan ke tempat-tempat yang cukup aman.
d.       Angin Topan
Angin topan disebut juga angin ribut. Angin ribut terjadi pada saat pergantian musim. Perbedaan tekanan udara yang cukup besar dapat menimbulkan angin topan. Jika angin topan bertiup dari laut, maka dapat menimbulkan gelombang yang besar dan badai yang dahsyat.
    Bagaimana cara manusia mengetahui adanya bahaya topan? Berkat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia dapat menggunakan teknologi satelit untuk mendeteksi ancaman topan. Dengan mempelajari gambar yang dikirim satelit, para ahli meteorologi dapat mengetahui gerakan angin dan memperkirakan tempat terjadinya topan berikutnya. Jika topan yang dahsyat tersebut mengancam wilayah padat penduduk, maka penduduk di wilayah tersebut segera diungsikan.
2.    Perilaku Masyarakat dan Peristiwa Alam
Peristiwa alam sering menimbulkan bencana bagi manusia dan makhluk hidup lainnya. Perilaku manusia dapat memengaruhi keseimbangan alam. Keadaan alam bisa terganggu karena perilaku manusia yang tidak peduli terhadap lingkungan hidupnya. Agar memperoleh gambaran yang lebih jelas, berikut akan dibahas lebih lanjut tentang perilaku anggota masyarakat yang berpengaruh negatif terhadap alam.
a.     Penggundulan Hutan 
Negara kita memiliki hutan yang sangat luas. Hutan kita kaya akan berbagai jenis tumbuhan dan hewan. Tumbuhan dan hewan ini akan punah dan musnah karena ulah manusia. Menebang pohon secara liar dapat menimbulkan kerusakan hutan. Hutan menjadi gundul dan gersang.
Hutan yang telah gundul tidak dapat lagi menahan air hujan. Hujan yang turun terus menerus dapat mengikis permukaan tanah yang gundul tersebut. Hutan yang telah gundul tidak dapat  memberikan manfaat  lagi bagi kehidupan manusia, melainkan mendatangkan bahaya dan bencana. Permukaan tanah yang terkikis air hujan akan hilang lapisan humusnya. Tanah yang hilang lapisan humusnya akan menjadi tandus. Tanah yang tandus tidak dapat ditumbuhi tumbuhan baru.
Apa yang harus dilakukan agar hutan yang gundul dapat diselamatkan?
Segeralah melakukan penghijauan hutan dengan cara menanami kembali hutan yang gundul dengan tanaman baru. Cegahlah penebangan hutan secara liar! Jika mengambil manfaat dari hutan, lakukanlah dengan cara tebang, pilih, dan tanam.
b.       Ladang Berpindah
Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan ladang berpindah?
Ladang berpindah adalah proses pembukaan lahan baru untuk bercocok tanam. Biasanya dengan membakar hutan kemudian digarap untuk menjadi lahan pertanian. Setelah lahan itu tidak subur lagi, kemudian ditinggalkan dan membuka lahan baru dengan cara yang sama. Hal seperti ini tentu saja akan merusak lingkungan karena banyak lahan yang dibiarkan tidak dimanfaatkan untuk bercocok tanam.
Pada saat pembukaan lahan dengan cara membakar hutan, api tidak saja membakar daerah yang menjadi ladang mereka melainkan merambat ke tempat lain bahkan dapat menyebabkan kebakaran hutan. Asap menganggu kehidupan penduduk yang tinggal di sekitarnya. Komunitas hutan baik hewan maupun tumbuhan akan kehilangan tempat hidupnya.
c.   Membuang Sampah Sembarangan
Sampah menjadi masalah bagi penduduk yang tinggal di kota-kota besar. Sampah atau limbah adalah barang-barang buangan atau sisa-sisa yang dihasilkan dari rumah tangga maupun industri. Misalnya, botol plastik, kertas bekas pembungkus, dan cairan yang merupakan sisa pengolahan industri. Limbah industri dialirkan ke sungai bahkan ada yang sampai ke laut. Akibatnya air di sungai dan di laut tercemar yang mengakibatkan kehidupan komunitas sungai dan laut terganggu bahkan punah. Air di sekitar limbah dapat tercemar yang berakibat kesulitan mendapatkan air bersih bagi masyarakat di sekitarnya.
Membuang sampah ke sungai juga dapat menyebabkan bahaya banjir karena pada musim hujan aliran sungai terhambat oleh sampah. Sebaiknya di setiap rumah dan tempat industri ada penampungan sampah atau limbah kemudian diolah atau dibuang di tempat pembuangan sampah yang sudah disediakan agar tidak mencemari lingkungan.
3.    Laporan Perjalanan Wisata
Rekreasi mengunjungi obyek wisata merupakan perjalanan yang menyenangkan. Kita dapat melihat pemandangan yang indah baik pemandangan alam maupun pemandangan buatan. Obyek wisata ada yang alami seperti pantai, danau, hutan lindung, dan pegunungan ada pula obyek wisata buatan seperti taman rekreasi dan dunia fantasi.
Pernahkah Anda melakukan perjalanan wisata? Perjalanan wisata apa yang pernah Anda lakukan? Ceritakan dalam bentuk laporan dari pengalaman perjalanan wisata Anda!

HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

1.     Apakah Hak Itu?
    Hak adalah segala sesuatu yang secara sah harus diterima oleh seseorang. Dalam kehidupan bernegara, telah ditetapkan hak-hak sebagai warga negara.
Setiap warga negara mempunyai hak yang berbeda-beda. Dalam berbagai hal setiap warga negara mempunyai hak yang sama. Misalnya, hak untuk mendapatkan keamanan dan ketentraman, pendidikan, dan hak untuk mendapatkan pekerjaan.
    Setelah Anda menyimak uraian di atas, tentunya Anda dapat memahami mengenai pengertian hak. Secara sederhana yang dimaksud dengan hak adalah segala sesuatu yang harus diterima seseorang. Namun demikian, untuk mendapatkan hak Anda harus memperhatikan hak orang lain.
2.     Apakah Kewajiban Itu?
    Di koran, buku, televisi, orang sering mengatakan kata "kewajiban". Misalnya seorang lurah mewajibkan warganya yang telah dewasa mempunyai KTP (Kartu Tanda Penduduk). Kewajiban adalah sesuatu yang harus dipatuhi atau dilakukan oleh seseorang sesuai dengan aturan yang berlaku.
    Suatu kewajiban harus dilakukan dan jika lalai dilakukan maka akan mendapat sangsi. Tentunya warga negara yang baik akan taat melaksanakan kewajibannya.
Setiap warga negara mempunyai kewajiban masing-masing. Pada dasarnya, kewajiban itu sama seperti menjaga keamanan lingkungan dan menjaga kebersihan. Lingkungan yang aman dan bersih membuat warga merasa aman dan nyaman.
    Sebagai warga negara harus mematuhi segala sesuatu yang menjadi kewajibannya. Sebaiknya Anda tidak melalaikan apa yang telah menjadi kewajiban Anda. Jika Anda tidak melaksanakan kewajiban akan berakibat fatal. Dapatkah Anda menyebutkan akibat yang timbul jika kewajiban tidak dilaksanakan?
    Kewajiban setiap warga negara sudah diatur dalam undang-undang maupun peraturan yang berlaku. Semua warga negara berkewajiban menjunjung tinggi hukum. Terdapat sangsi jika kewajiban tersebut tidak dilaksanakan.
    Menurut Undang-Undang Dasar 1945, kewajiban setiap warga negara Indonesia antara lain:
a)    Menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan (pasal 27 ayat 1).
b)    Ikut serta dalam bela negara (pasal 30 ayat 1).
c)    Mengikuti pendidikan dan pemerintah wajib membiayainya (pasal 32 ayat 2)
Dalam Undang-Undang Dasar 1945 telah diatur tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara Indonesia. Hak warga negara menurut UUD 1945 antara lain:
a)    Pasal 27 ayat (1), mengatur tentang hak kesamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan.
b)    Pasal 27 ayat (2), tiap warga negara berhak memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
c)    Pasal 28, tiap warga negara berhak untuk berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pendapat atau pikiran dengan lisan dan tulisan.
d)    Pasal 29 ayat (2), negara menjamin kemerdekaan tiap warga negara untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.
e)    Pasal 30 ayat (1), tiap warga negara berhak ikut serta dalam bela negara.
f)    Pasal 31 ayat (1), tiap warga negara berhak memperoleh pendidikan.
3.   Hak dan Kewajiban Warga Negara
Undang-undang telah mengatur mengenai hubungan antara warga negara dengan pemerintahnya. Hak dan Kewajiban bagi warga negara diatur pula dalam peraturan perundangan. Undang-undang mencantumkan berbagai hak yang harus diterima warga negara. Begitu juga undang-undang mencatumkan berbagai kewajiban yang harus dilakukan warga negaranya.
Berikut adalah beberapa hak yang harus diberikan pemerintah kepada warga negara. Pemerintah harus menyediakan hak tersebut sehingga warga negara merasa puas dengan haknya.
a.     Hak Memperoleh Rasa Aman dan Nyaman
Sebagai warga negara kita berhak memperoleh rasa aman dan nyaman. Negar wajib menyediakan rasa aman dan nyaman bagi warganya. Namun demikian, hak-hak yang Anda miliki akan berbenturan dengan hak-hak orang lain. Dengan kata lain hak-hak yang Anda miliki tidak boleh menggangu kenyamanan orang lain.
b.     Hak Memperoleh Pekerjaan yang Layak
Setiap warga negara berhak mendapat pekerjaan yang layak. Negara harus menyediakan pekerjaan bagi warganya. Jika negara tidak mampu menyediakan kesempatan kerja bagi warganya, maka negara tersebut belum berjalan dengan baik.
c.     Hak Memperoleh Pendidikan
Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan yang layak. Semua warga yang cukup umur untuk bersekolah berhak mendapat pendidikan. Hak mendapat pendidikan bagi warga negara merupakan hak yang hakiki.
Sebagai warga negara tidak hanya menunutut hak melainkan harus menjalankan kewajibanya. Jika warga negara lalai melaksanakan kewajibanya maka akan mendapat sanksi.
Berikut adalah beberapa kewajiban warga negara.
a.     Menjujung Tinggi Hukum yang Berlaku
Segala peraturan dan perundangan yang berlaku harus ditaati. Menaati peraturan dan perundangan dimaksudkan agar tercipta tertib hukum di masyarakat.
b.     Menghormati dan Menghargai Pemerintahan yang Sah
Pemerintah yang sah berarti pemerintah yang diakui oleh sebagian besar masyarakat. Pemerintahan yang sah dipilih melalui pemilihan umum.
c.     Membayar Pajak
Membayar pajak bagi yang mampu merupakan kewajiban warga negara. Sebagian besar dana pembangunan berasal dari pajak. Dengan demikian, membayar pajak berarti ikut membangun negara dan bangsa.
d.     Membela Negara
Undang-undang mengatur mengenai kewajiban warga negara dalam membela negara. Membela negar merupakan bentuk dari kecintaan terhadap negara dan bangsa.
Sebagai warga negara yang baik, Anda harus mengetahui hak dan kewajiban. Jika setiap warga negara memahami hak dan kewajibannya, maka kehidupan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara akan berjalan dengan baik. Warga negara akan menaati kewajiban-kewajibannya sementara pemerintah juga menjalankan segala sesuatu yang menjadi tanggung jawab dan kewajibannya.
    Keselarasan antara menerima hak dan melaksanakan kewajiban dalam kehidupan bernegara sangat penting. Dengan demikian akan terwujud suasana yang saling menghargai mengenai hak dan kewajibannya masing-masing.
1.     Apa Akibatnya Jika Warga Negara Tidak Melaksanakan Kewajiban?
Setiap warga negara harus mengetahui dan melaksanakan kewajibannya. Apabila warga negara tidak melaksanakan kewajibannya, maka akan berakibat terkena sangsi. Misalnya kewajiban seseorang ketika berkendaraan roda dua di jalan raya adalah memakai helm. Jika aturan itu dilanggar, maka akan mendapat sangsi. Sangsinya dapat berupa ancaman hukuman atau denda. Akibat yang lebih fatal jika terjadi kecelakaan akan membahayakan diri disebabkan benturan pada kepala.
2.     Apa Akibatnya Jika Warga Negara Tidak Memperoleh Haknya?
Mendapatkan pendidikan dan pengajaran adalah contoh hak warga negara. Jika pemerintah tidak dapat menyediakan sarana pendidikan, maka banyak anak usia sekolah yang tidak mendapatkan haknya sebagai warga negara. Jika pemerintah tidak dapat menyediakan lapangan pekerjaan, maka akan mengakibatkan banyak pengangguran. Banyak pengangguran akan menjadi penyebab adanya kerawanan sosial di masyarakat. Adanya gelandangan dan pengemis (gepeng) merupakan contoh dari akibat tidak terpenuhinya hak warga negara dalam hal pendidikan dan lapangan pekerjaan.

KEPAHLAWANAN DAN PATRIOTISME

Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa pejuang. Kesadaran untuk berjuang membela negara dan bangsa sangat tinggi. Hal ini dibuktikan melalui sejarah kemerdekaan Indonesia setelah ratusan tahun berada dalam belenggu penjajahan bangsa asing.
    Dengan semangat juang yang tinggi, seluruh lapisan masyarakat berjuang melawan musuh. Para pemuda yang telah cukup usia bergabung dalam laskar-laskar untuk mengangkat senjata sementara remaja putri bergabung dengan pasukan tempur sebagai perawat.
1.     Sikap Kepahlawanan dan Patriotisme
    Apakah sikap kepahlawanan dan patriotisme terdapat pada diri Anda?
Untuk menjawab ini, Anda harus mengetahui arti kepahlawanan dan arti patriotisme.
Sikap kepahlawanan adalah keberanian membela kebenaran dan rela berkorban untuk tercapainya cita-cita suatu perjuangan.
    Patriotisme adalah keadaan yang menunjukkan sifat cinta tanah air. Sikap kepahlawanan dan patriotisme telah dicontohkan oleh para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan negara dan bangsa Indonesia. Mereka telah membuktikan keberanian dan kerelaan berkorban untuk tercapainya perjuangan yaitu Indonesia merdeka.
Sikap kepahlawanan dan patriotisme seharusnya tidak hanya dimiliki para pejuang di jaman penjajahan melainkan harus dimiliki oleh kita semua sebagai penerus cita-cita para pahlawan kemerdekaan.
    Perjuangan bukan hanya mengusir penjajah dari tanah air Indonesia melainkan setiap kegiatan yang dilakukan untuk kepentingan orang banyak. Misalnya, upaya untuk mengurangi kemiskinan dan keterbelakangan. Jika Anda belajar dengan baik, berarti telah berusaha mengurangi keterbelakangan dalam pendidikan.
    Sikap kepahlawanan dan patriotisme dapat dikembangkan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat sekitar. Misalnya rajin membantu pekerjaan di rumah, selalu berprestasi di sekolah, dan berperilaku baik di masyarakat.
2.     Rela Berkorban dalam Kehidupan Sehari-hari
    Salah satu sikap kepahlawanan adalah rela berkorban. Setiap kegiatan yang Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari tentu saja ada tujuan yang ingin dicapai. Misalnya, Anda belajar karena ingin menghasilkan sesuatu. Kesungguhan belajar dan bekerja untuk meraih hasil sesuai harapan merupakan perjuangan. Waktu bermain Anda kurangi untuk belajar dan bekerja. Hal ini menunjukkan bahwa Anda rela berkorban untuk suatu tujuan.
Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara dapat Anda wujudkan pada kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Dapatkah Anda membuat contoh pengembangan sikap rela berkorban?
Membantu membersihkan rumah dan lingkungan, menjaga adik, membantu kakak mencerminkan rela berkorban di dalam keluarga.
Suka ikut kerja bakti membersihkan lingkungan, membantu orang yang kesusahan, dan selalu memelihara kebersihan dan keindahan lingkungan merupakan perilaku yang mencerminkan sikap rela berkorban. Apakah Anda biasa melakukan kebiasaan seperti hal tersebut di atas?
Jika sudah, teruskan dan tingkatkan lebih baik lagi. Jika belum, mulailah dari sekarang.
3.     Sikap Positif Terhadap Para Pahlawan
Bagaimana cara Anda menghargai jasa pahlawan bangsa?
Banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk menghargai jasa mereka. Selain mengenang jasa-jasa pahlawanAnda sebagai penerus pejuang, Anda juga harus mampersiapkan diri untuk mengisi kemerdekaan. Indonesia adalah negara besar yang telah didirikan oleh para pejuang kemerdekaan sebagai pendiri negara Republik Indonesia. Jika Anda menghargai jasa para pendiri negara ini, maka Anda harus memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebagai bukti kesadaran dan tanggung jawab Anda terhadap negara dan bangsa, Anda harus belajar dengan sungguh-sungguh.
    Kesungguhan dalam belajar menunjukkan bahwa Anda ingin menjadi warga negara yang berguna bagi nusa dan bangsa. Pahlawan bukan hanya orang yang memanggul senjata untuk melawan penjajah. Pahlawan pada masa sekarang adalah orang yang berjuang membela kebenaran untuk kepentingan rakyat Indonesia.
Anda belajar dengan sungguh-sungguh agar memiliki kemampuan untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi umat manusia. Dengan demikian, siapapun yang melakukan kegiatan untuk kepentingan orang banyak dapat disebut sebagai pahlawan.
1.     Bagaimana Mengenang Jasa Para Pahlawan?
    Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Mengingat jasa para pahlawan bukan hanya sekadar memperingati kelahirannya atau hari wafatnya, melainkan mempelajari sejarah perjuangan para pahlawan yang berjuang sesuai dengan bidangnya.
    Ada yang berjuang di bidang politik seperti Ir. Soekarno dan DR. Moh. Hatta, di bidang pendidikan seperti Ki Hajar Dewantara dan K.H. Ahmad Dahlan, dan ada pula yang berjuang di bidang militer, seperti Jendral Soedirman.
Para pejuang bangsa kita telah banyak mewariskan hasil perjuangannya. Perjuangan mereka perlu Anda teladani. Tahukah Anda bagaimana caranya? Hal itu dapat dilakukan dengan cara menjaga warisan para pejuang, yaitu negara Indonesia merdeka dan melanjutkan cita-cita para pejuang. Berbuatlah untuk kepentingan orang banyak tanpa pamrih seperti yang telah dilakukan oleh para pejuang kita.
2.     Bagaimana Menerima Kekalahan Dengan Jiwa Besar?
    Dalam suatu kelompok kegiatan terdapat beberapa anggota yang pasti memiliki pandangan dan pikiran yang berbeda-beda. Agar semua pihak dapat menerima adanya perbedaan diperlukan sikap berjiwa besar dari setiap anggota kelompok. Dengan demikian perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar.
Pernahkah Anda bertanding sepak bola atau olahraga lainnya?
Dalam setiap pertandingan tentu ada yang menang dan ada yang kalah. Kelompok yang menang tentu merasa gembira sebaliknya kelompok yang kalah tentu merasa kecewa. Dalam peristiwa seperti inilah diperlukan sikap berjiwa besar. Bagi kelompok yang menang boleh bergembira tetapi tidak sombong dan tidak menghina yang kalah. Bagi yang kalah, boleh merasa kecewa tetapi tidak berputus asa, menerima kekalahan dengan lapang dada dan mengucapkan selamat kepada kelompok yang menang.
    Dengan demikian, akan tercipta kesadaran pada semua pihak bahwa kemenangan dan kekalahan adalah hal biasa dalam setiap pertandingan.
3.     Mengapa Harus Meminta Maaf dan Memberi Maaf?
    Dalam kehidupan kita tidak ada yang manusia yang sempurna. Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Kesalahan yang dilakukan mungkin karena lupa atau karena tidak tahu.
    Pernahkah Anda mendapat teguran dari orang tua atau teman? Anda ditegur tentu saja karena melakukan kekeliruan. Apa yang harus Anda lakukan setelah ditegur?
    Sikap yang benar adalah menyadari terhadap kesalahan yang telah Anda lakukan. Kemudian meminta maaf kepada orang yang telah dirugikan karena kesalahan Anda. Niatkan dalam hati Anda untuk tidak mengulangi kesalahan. Itulah makna dari permintaan maaf atas kesalahan.
Bagaimana jika ada orang yang berbuat kesalahan dan merugikan Anda?
Anda harus mengingatkannya dengan cara yang baik dan dapat dimengerti. Jika yang bersalah meminta maaf kepada Anda, seharusnya Anda segera memberikan maaf dan meminta untuk tidak mengulanginya lagi.
    Jika hal seperti tersebut di atas dilakukan oleh setiap orang, tentu akan mudah tercipta kedamaian dan ketentraman. Tidak akan ada perasaan dendam, pertengkaran, dan permusuhan. Meminta maaf berarti menyadari atas kesalahan dan berniat untuk memperbaiki perbuatan yang keliru. Memberi maaf berarti memaklumi kekeliruan orang lain dan berusaha memberi penjelasan agar tidak mengulangi kesalahannya.

PENGERTIAN DAN JENIS PASAR SERTA AKTIVITAS JUAL BELI

PENGERTIAN,JENIS PASAR DAN AKTIVITAS JUAL BELI
Pasar merupakan tempat bertemu antara penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli barang. Setiap pedagang tentu berharap dapat menjual barang dagangannya dengan harga tinggi agar mendapat keuntungan lebih besar. Tahukah Anda mengapa demikian? Tentu saja setiap pedagang ingin mendapatkan laba dari usaha dagangnya. Sebagian dari keuntungannya dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan sebagian lagi untuk menambah modal dagang. Sebaliknya, setiap pembeli selalu mencari dan memilih agar dapat membeli barang yang bagus dengan harga yang murah. Tentu saja hal ini akan dilakukan oleh setiap pembeli agar dengan uang yang terbatas mendapatkan barang sesuai kebutuhannya.
Coba amati gambar di bawah ini!
Sejak dahulu manusia sudah mengenal pasar. Sebelum manusia mengenal uang, pasar digunakan sebagai tempat tukar menukar barang. Pertukaran barang dengan barang disebut barter.
1.    Jenis Pasar
    Seiring dengan perkembangan jaman, berkembang pula kegiatan jual beli yang dilakukan di pasar. Jenis pasar dapat kita kelompokan berdasarkan bangunan serta penataannya dan berdasarkan jenis barang yang diperdagangkannya.
a.    Berdasarkan Bangunan dan Penataannya
    Jika Anda perhatikan bangunan dan penataannya pasar dibedakan atas pasar tradisional dan pasar modern.
1)    Pasar Tradisional
    Pasar tradisional pada mulanya terjadi secara alami. Dimulai oleh beberapa penjual menjajakan barang dagangannya kemudian orang di sekitar mencari barang kebutuhannya. Setelah ada kecocokan antara barang yang dijajakan dengan kebutuhan orang-orang di sekitarnya, terjadilah transaksi antara penjual dan pembeli.
        Pada masa sekarang, pasar tradisional tidak lagi terjadi dengan sendirinya. Pasar sengaja dibangun untuk menampung para pedagang.
        Bangunan pasar dibagi atas blok-blok atau kios-kios. Ada kios pakaian, beras, daging, ikan, sayuran, dan buah-buahan. Di pasar tradisional, pembeli dapat menawar barang yang hendak dibelinya setelah harga disepakati baru dibayar.
        Tidak semua lokasi pasar terdapat di daratan. Pada sebagian daerah di Kalimantan, sungai dapat dijadikan pasar. Begitu pula di daerah kepulauan, laut dapat dijadikan pasar. Para pedagang menjajakan dagangannya di atas perahu.
        Begitu pula para pembeli, membeli barang di atas perahu. Pasar demikian sering disebut pasar terapung.
2)    Pasar Modern
    Adakah pasar modern di daerah tempat tinggalmu? Pasar modern pada umumnya terdapat di kota-kota besar. Bangunan pasar modern lebih permanen dibanding pasar trdisional. Penataannya lebih teratur sehingga orang yang berbelanja merasakan lebih nyaman. Contoh pasar modern yaitu supermarkert atau pasar swalayan, ada pula yang menyebutnya departement store atau mall.
    Di supermarket dijual berbagai kebutuhan hidup mulai dari sembako sampai kebutuhan perlengkapan rumah tangga lainnya. Barang yang dijual di supermarkert sudah memiliki daftar harga pasti dan tidak dapat ditawar lagi. Pembeli yang berbelanja di pasar swalayan mengambil sendiri barang yang akan dibelinya. Kemudian, dengan menggunakan keranjang pembeli membawa barang tersebut ke tempat pembayaran yang biasa disebut kasir.
        Adakah supermarkert di daerah tempat tinggalmu? Pernahkah kalian berbelanja di supermarkert? Jika pernah, tentu kalian dapat membandingkan kelebihan dan kelemahan berbelanja di pasar tradisional dan pasar modern. 
b.    Berdasarkan Jenis Barang
Jika Anda perhatikan dari jenis barang yang dijualnya, pasar dapat dibedakan antara lain, pasar loak, pasar induk, pasar hewan, dan pasar ikan.
1)     Pasar Loak
    Pasar loak yaitu pasar tempat menjual dan membeli barang-barang bekas. Pasar ini terdapat di kota besar maupun kota kecil. Berbagai barang bekas dijual di pasar loak. Misalnya pakaian, alat dapur, barang elektronik, dan barang-barang yang tergolong antik. Apa kelebihan berbelanja di pasar loak? Tentu saja harganya jauh lebih murah daripada barang-barang baru.
    2)   Pasar Induk
    Pasar induk adalah pasar yang menjual salah satu jenis barang dalam jumlah besar. Misalnya pasar induk beras, buah-buahan, dan sayuran. Di pasar induk penjualan dan pembelian barang dilakukan dalam jumlah besar. Pembeli di pasar induk pada umumnya pedagang eceran di pasar tradisional.
    3)   Pasar Hewan
    Pasar hewan merupakan pasar tempat menjual dan membeli hewan. Misalnya sapi, kerbau, kambing, ayam, itik, dan jenis hewan lainnya. Para peternak dapat menjual hewan ternaknya di pasar hewan untuk dipotong maupun untuk dipelihara.
    4)   Pasar Ikan
    Pasar ikan adalah pasar yang menjual berbagai jenis ikan, baik ikan laut maupun ikan air tawar. Misalnya bandeng, udang, tenggiri, bawal, kakap, tongkol, gurame, mujair, lele, dan ikan mas. Di pasar ikan biasanya terdapat tempat pelelangan ikan.
2.    Transaksi di Pasar
Pernahkah Anda memperhatikan orang berbelanja?
    Sebelum harga suatu barang disepakati bersama antara pembeli dan penjual, terjadi transaksi-transaksi terlebih dahulu. Jika harga dalam tawar menawar itu sudah disepakati, maka pembeli membayar dan penjual menyerahkan barang kepada pembeli sebagai bukti adanya transaksi disertai dengan tanda jual beli secara kontan yang disebut nota.
3.    Cara Bersaing Jual Beli
    Anda telah mengetahui bahwa pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli. Di pasar tradisional, banyak pedagang yang menyajikan barang dagangan yang sama di tempat yang berdekatan. Setiap pedagang mengharapkan barang daganganya banyak diminati pembeli dan cepat laku terjual. Untuk mencapai hal ini, para pedagang melakukan berbegai upaya untuk menarik minat para pembeli. Misalnya menawarkan dengan cara yang santun dan ramah. Melayani pembeli dengan sabar dan menyenangkan. Menimbang, mengukur, dan menghitung barang yang dijual dengan benar dan jujur. Upaya seperti tersebut di atas merupakan bentuk persaingan secara sehat.
    Adakah persaingan pedagang yang tidak sehat?
    Tentu saja ada, yaitu cara yang dilakukan menyebabkan kerugian yang lain. Misalnya menghalangi pembeli yang berminat membeli barang kepada pedagang lain dan menjelek-jelekan barang milik pedagang atau pengusaha lain.
    Jika hal tersebut dilakukan, maka akan menimbulkan permusuhan di antara para pedagang. Upaya lain yang dilakukan oleh pedagang untuk menarik minat pembeli antara lain memasang iklan di media cetak atau media elektronik. Pada masa sekarang, kegiatan promosi merupakan hal penting dalam rangka persaingan dagang. Iklan dibuat sedemikian rupa sehingga menarik minat pembeli. Namun ada hal yang perlu diperhatikan, iklan tidak merugikan orang lain dan tidak menyesatkan pembeli.

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TRANSFORTASI

Perkembangan Teknologi Transportasi
Istilah transportasi mungkin agak asing bagi kalian. Sebenarnya kata transportasi sama dengan pengangkutan. Mengangkut adalah memindahkan barang dari suatu tempat ke tempat lain.
Sejak dulu orang sudah mengenal alat angkutan walaupun sangat sederhana. Mereka menggunakan tenaga hewan dan bahkan tenaga manusia sebagai alat transportasi. Karena ilmu pengetahuan, teknologi transportasi mengalami perubahan yang cukup pesat.
1.    Membandingkan Teknologi Transportasi Masa Lalu dan Masa Kini
Masyarakat pada masa lalu menggunakan alat transportasi yang tergolong sederhana. Sebelum ditemukan alat transportasi bermesin, alat transportasi seperti pedati, delman, dan kuda merupakan alat transportasi darat yang diandalkan.
Kalian dapat membayangkan berapa jarak tempuh dalam satu jam jika menggunakan alat transportasi seperti pedati atau delman.
Pada masa sekarang delman dan pedati masih digunakan, namun bukan merupakan alat transportasi yang utama seperti pada masa lalu.
Alat transportasi bermesin seperti mobil dan kereta api merupakan alat transportasi modern. Kendaraan bermotor tersebut telah memudahkan kita untuk bepergian. Dengan menggunakan kendaraan tersebut, jarak yang jauh dapat ditempuh dalam waktu yang singkat.
Alat transportasi yang digunakan masyarakat bukan hanya untuk di darat melainkan juga di air dan di udara. Masyarakat pada masa lalu menggunakan rakit, getek, dan perahu sebagai alat transportasi air. Alat pengangkutan tersebut menggunakan tenaga manusia dan angin. Masyarakat masa kini masih ada yang menggunakan alat transportasi itu, namun bukan sebagai alat transportasi utama. Kendaraan air yang digunakan sebagai alat pengangkutan sudah menggunakan kapal bermesin modern yang dapat mengangkut barang seberat ratusan ton serta dapat menempuh jarak yang sangat jauh.
Pernahkah Anda melihat kapal terbang yang melintas di atas perkampungan tempat tinggalmu? Sarana angkutan udara di negara kita sudah mengalami kemajuan. Hampir di setiap kota di Indonesia telah memiliki bandar udara.
Dengan uraian tersebut, Anda dapat membandingkan bahwa alat transportasi pada masa lalu masih sangat sederhana. Banyak menggunakan tenaga hewan dan manusia. Kemajuan pengetahuan dan teknologi memungkinkan terciptanya alat transportasi yang modern.
Kelebihan alat transportasi pada masa lalu dikenal ramah lingkungan karena tidak menimbulkan polusi, namun memiliki kelemahan karena waktu tempuhnya yang sangat lambat.
Kelebihan alat transportasi masa kini yakni waktu tempuhnya cepat, namun memiliki kelemahan karena dapat menimbulkan polusi udara dan polusi suara.

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI

Dalam kehidupan sehari-hari kita perlu menyampaikan pesan kepada orang lain dan menerima pesan dari orang lain. Kegiatan menyampaikan dan menerima pesan disebut komunikasi.
1.    Membandingkan Teknologi Komusikasi Masa Lalu dan Masa Kini
Sejak jaman dahulu, orang sudah biasa mengadakan komunikasi dengan orang lain, baik yang dekat maupun yang jauh tempat tinggalnya. Menyampaikan pesan bisa dengan lisan, tulisan, dan bisa juga dengan isyarat. Adanya perkembangan teknologi membuat teknologi komunikasi pun berkembang, baik secara lisan, tulisan, maupun isyarat.
a.    Komunikasi Lisan
Ketika teknologi belum berkembang seperti sekarang, kita sering mengalami kesulitan ketika mau menyampaikan pesan secara lisan kepada orang lain yang tempat tinggalnya berjauhan. Namun kini, kita sangat mudah melakukan komunikasi lisan dengan orang lain meskipun yang letak tempat tinggalnya berjauhan. Kita dapat menyampaikan pesan melalui pesawat telepon. Dengan kemajuan teknologi banyak tercipta alat-alat komunikasi yang canggih.
b.    Komunikasi Tertulis
Komunikasi tertulis melalui surat dari dulu sampai sekarang masih dilakukan banyak orang. Dahulu sebelum ditemukan kertas, biasanya orang menulis surat pada daun, pelepah pohon, dan kulit batang.
Masyarakat masa kini menulis surat di atas kertas dengan cara tulis tangan atau ditik. Surat dapat dikirim ke tujuan yang jauh melalui kantor pos. Cepat atau lambat sampainya surat ke tujuan, bergantung pada jenis pengirimannya. Jenis pengiriman surat menentukan harga perangko atau biaya yang harus dibayarkan sebagai ongkos kirim. Semakin cepat pengirimannya tentu semakin mahal harga perangko atau biayanya.
Alat komunikasi tulis lainnya berupa media cetak seperti koran, majalah, tabloid, dan buku.
Berkat perkembangan teknologi komunikasi sekarang sudah ada alat komunikasi tertulis yang lebih cepat sampai ke tujuan. Pernahkah anda mendengar istilah faksimili dan SMS? Faksimili digunakan untuk mengirim pesan tertulis melalui jaringan telepon. SMS singkatan dari Short Message Service merupakan bentuk komunikasi tertulis melalui telepon genggam.
c.    Komunikasi Melalui Isyarat
Selain secara lisan dan tertulis, komunikasi juga dilakukan dengan isyarat. Masyarakat masa lalu menggunakan kentongan, bedug, dan lonceng sebagai alat komunikasi utama. Bunyi kentongan, bedug, atau lonceng merupakan isyarat yang berisi pesan untuk melakukan suatu kegiatan.
Masyarakat masa kini juga masih menggunakan kentongan, bedug, dan lonceng untuk berkomunikasi. Namun, alat-alat tersebut bukan merupakan alat komunikasi utama. Kini, masyarakat sudah menggunakan alat pengeras suara, lampu, serta bunyi tertentu sebagai pengganti alat komunikasi tersebut.
2.    Cara Menggunakan Alat Komunikasi
Anda sudah mengenal alat komunikasi yang digunakan masyarakat masa lalu dan masa kini. Bagaimana cara menggunakan alat komunikasi itu?
Kentongan dibunyikan dengan cara dipukul. Jumlah pukulan memiliki arti yang berbeda sesuai dengan kesepakatan masyarakat setempat. Misalnya, dipukul dua kali-dua kali sebagai tanda untuk segera berkumpul. Jika dipukul cepat dan berulang-ulang menandakan adanya bahaya.
Bedug juga merupakan alat komunikasi yang dibunyikan dengan cara dipukul. Bedug biasanya ada di masjid atau di mushola dan dibunyikan sebagai isyarat bagi umat Islam bahwa waktu shalat telah tiba.
Lonceng pada umumnya terdapat di gereja, kuil, dan kelenteng. Membunyikan lonceng dengan cara digerakkan atau dipukul. Bunyi lonceng biasanya dijadikan isyarat waktu untuk melakukan kebaktian dan acara lain bagi umat Kristen, Hindu, dan Budha.
Lonceng juga biasa terdapat di sekolah. Lonceng dibunyikan sebagai isyarat tanda pelajaran dimulai, istirahat, atau waktu pelajaran selesai.
Telepon merupakan alat komunikasi langsung. Melalui telepon kita dapat berdialog langsung dengan orang yang kita hubungi. Berbicara melalui telepon harus seperlunya saja karena semakin lama kita berbicara, semakin besar pulsa digunakan berarti semakin besar biaya yang harus dibayarkan. Membatasi pembicaraan melalui telepon merupakan sikap hidup hemat.

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PRODUKSI

Kekayaan alam yang melimpah merupakan anugrah Tuhan Yang Maha Esa bagi bangsa Indonesia. Apa yang harus kita lakukan terhadap anugrah itu? Kita boleh memanfaatkannya untuk kesejahteraan umat manusia pada masa kini, namun kita juga harus memelihara dan menjaga kelestariannya untuk kepentingan umat manusia di masa yang akan datang.
Kekayaan alam yang kita miliki masih berupa bahan baku yang tidak dapat langsung dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kekayaan alam dapat dimanfaatkan setelah melalui proses pengolahan.
Pernahkah kalian mendengar istilah teknologi produksi? Teknologi adalah pengetahuan teknik, yaitu cara melakukan suatu kegiatan dengan menggunakan alat tertentu. Produksi adalah kegiatan yang menghasilkan barang. Teknologi produksi dapat diartikan melakukan kegiatan dengan menggunakan alat tertentu untuk menghasilkan barang.
Apakah teknologi produksi pada masyarakat masa lalu sama dengan pada masyarakat masa kini?
1.    Teknologi Produksi Masa Lalu dan Masa Kini
Masyarakat pada masa lalu sudah dapat memanfaatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, namun teknologi yang digunakannya masih sangat sederhana. Ketika ilmu pengetahuan berkembang, maka berkembang pula teknologi.
Alat-alat yang memudahkan pekerjaan manusia banyak ditemukan. Dengan alat yang lebih modern pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat, ringan, dan hasilnya pun lebih banyak dan lebih baik.
Berikut ini akan dibahas mengenai teknologi yang digunakan masyarakat masa lalu dan masa kini.
a.    Produksi Bahan Makanan
Pernahkah anda melihat orang menggarap tanah pertanian? Sebelum ditanami biasanya dilakukan penggemburan tanah dengan cara dicangkul atau dibajak. Membajak menggunakan tenaga kerbau atau sapi.
Meskipun menggunakan bajak itu lebih ringan, tetapi untuk menyelesaikan penggemburan tanah yang siap ditanami memerlukan tenaga manusia dengan menggunakan cangkul.
Masyarakat masa kini sudah dapat menggunakan traktor untuk menggemburkan tanah. Dengan menggunakan alat bermesin ini, pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan lebih ringan.
Masyarakat pada masa lalu mengolah padi menjadi beras menggunakan alu dan lesung dengan cara ditumbuk. Sedangkan masyarakat masa kini mengolah padi menjadi beras menggunakan mesin penggilingan padi. Namun demikian, berbagai alat masa lalu masih digunakan oleh sebagian masyarakat pada masa kini.
b.    Produksi Bahan Pakaian
Untuk memenuhi kebutuhan sandang, masyarakat pada masa lalu menggunakan alat tenun yang terbuat dari kayu dengan rakitan yang sangat sederhana. Tentu saja pekerjaan ini memerlukan tenaga yang cukup besar dan memerlukan waktu yang lama, namun produk yang dihasilkannya tidak banyak. Masyarakat pada masa kini sudah dapat memenuhi kebutuhan bahan sandangnya dengan mudah. Pabrik tekstil dengan mesin-mesin modern dapat menghasilkan kain dalam jumlah besar dan berkualitas tinggi. Tahukah anda bahan baku untuk membuat kain?
Bahan baku yang diperlukan tergantung pada jenis kain yang diproduksi, misalnya kapas untuk kain katun, bulu biri-biri untuk kain wol, dan bahan sintetis untuk kain nilon.
c.    Produksi Bahan-Bahan Bangunan
Selain bahan pangan dan bahan sandang, manusia juga memerlukan rumah sebagai tempat tinggal.
Masyarakat masa lalu memotong kayu menggunakan kapak dan peralatan sederhana. Waktu yang diperlukan pun cukup lama untuk mengerjakannya. Sekarang, orang memotong kayu menggunakan gergaji mesin. Hasil yang didapat jauh lebih banyak daripada menggunakan kapak. Orang dulu mengolah kayu hanya berupa balok dan papan. Sekarang selain kayu balok dan papan, kita mengenal tripleks atau kayu lapis yang merupakan hasil olahan kayu dengan menggunakan alat-alat modern.
2.    Proses Produksi
Pengolahan sumber daya alam dari bahan baku menjadi barang yang siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan disebut proses produksi.
Agar Anda lebih memahami tentang proses produksi, perhatikan gambar dan bagan berikut ini!
Gambar di atas menunjukkan urutan proses produksi bahan makanan pokok masyarakat Indonesia. Proses seperti tampilan gambar tersebut dapat dibuat dalam bentuk bagan sebagai berikut!
3.    Satu Bahan Baku Diolah Menjadi Beberapa Barang Produksi
Tahukah Anda tentang barang produksi yang dihasilkan dari tanah liat? Tanah liat ternyata dapat menghasilkan barang yang bermanfaat. Berbagai bahan bangunan dibuat dari tanah liat. Dapatkah Anda menyebutkannya? Batu bata dan genting merupakan bahan bangunan yang dibuat dari tanah liat. Tanah liat juga dapat dibuat berbagai peralatan dan perlengkapan rumah seperti guci, kendi, dan celengan.
Dapatkah Anda menyebutkan barang produksi yang dihasilkan dari kedelai? Kedelai pun ternyata dapat diolah menjadi berbagai barang produksi, misalnya tahu, tempe, kecap, susu kedelai, dan minyak goreng.
Bahan baku hasil pertanian dan hasil hutan banyak yang dapat diolah menjadi berbagai barang produksi.
Teknologi produksi telah dilakukan oleh manusia sejak dulu. Namun teknologi yang tercipta sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
Seandainya tidak ada kemajuan teknologi, petani akan mengolah tanah pertanian mereka hanya dengan mengandalkan cangkul. Berapa luaskah tanah yang mampu mereka cangkul?
Teknologi produksi terus berkembang. Manusia terdorong untuk terus berkreasi dalam mengolah bahan baku menjadi berbagai barang produksi. Barang produksi yang dihasilkan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal saja, melainkan sudah dapat dieksport ke luar negeri.

SUMBER DAYA ALAM DAN PEMANFAATANNYA

Sumber Daya Alam
Negara kita merupakan negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. Kita memiliki hutan yang lebat areal pertanian dan perkebunan yang luas. Wilayah perairan yang luas dan bahan galian yang bermacam-macam merupakan kekayaan alam yang disediakan bagi bangsa Indonesia.
1.    Jenis-Jenis Sumber Daya Alam
Sumber daya alam dapat kita bedakan menjadi dua macam, yaitu sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.
Sumber daya alam yang dapat diperbaharui adalah sumber daya alam yang dapat dibudidayakan, misalnya dikembangbiakan, ditanam, atau didaur ulang. Sumber daya alam ini tidak akan habis jika kita dapat membudidayakan atau memperbaharuinya. Misalnya tumbuhan, hewan, tanah pertanian, dan hutan.


Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah sumber daya alam yang tidak dapat dibudidayakan, sedangkan terbentuknya kembali memerlukan waktu ribuan tahun. Misalnya minyak bumi, gas alam, dan barang tambang. Oleh karena itu, kita harus dapat memanfaatkannya secara benar dan hemat.
Dalam rangka penghematan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, maka dilakukan upaya-upaya penggunaan sumber daya alternatif. Misalnya bahan bakar, menggunakan bahan bakar alternatif.
Penyebaran Sumber Daya Alam
Kekayaan alam Indonesia tersebar di seluruh pelosok tanah air. Jenis dan jumlahnya tidak tersebar secara merata di setiap wilayah atau daerah. Ada wilayah hutan, pertanian, peternakan, pertambangan, dan perikanan.
Agar lebih jelas tentang penyebaran sumber daya alam amatilah peta penyebaran sumber daya alam berikut ini!
B.     Manfaat Sumber Daya Alam
Kekayaan alam yang terdapat di bumi Indonesia bukanlah warisan nenek moyang untuk kita saja melainkan amanat dari Tuhan Yang Maha Esa untuk kelangsungan hidup bangsa Indonesia termasuk anak cucu kita nanti. Oleh karena itu, kita boleh memanfaatkan kekayaan alam Indonesia untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia sekarang dan yang akan datang.
Sumber daya alam ada yang dapat dimanfaatkan secara langsung dan tidak langsung. Manfaat secara langsung berarti sumber daya alam dapat dimanfaatkan oleh setiap anggota masyarakat secara langsung. Misalnya, hasil pertanian dan hasil perkebunan dapat langsung dikonsumsi oleh masyarakat. Manfaat tidak langsung artinya sumber daya alam tersebut merupakan bahan baku sarana kehidupan bagi kepentingan umum.
1.    Contoh Manfaat Sumber Daya Alam
a.    Hasil Pertanian
-    Bahan makanan pokok
-    Bahan baku pembuatan makanan ringan
-    Bahan baku pembuatan lauk pauk
-    Buah-buahan untuk dikonsumsi dan sebagai bahan pembuatan minuman segar
b.    Hasil Perkebunan
-    Bahan baku industri kebutuhan rumah tangga (kelapa, kelapa sawit, kacang tanah, kopi, coklat, dan teh)
-    Bahan baku industri obat (cengkeh, kina dan kayu putih)
-    Bahan baku industri barang dan alat kendaraan (karet dan rosela)
c.    Hasil Peternakan
-    Daging, susu, telur untuk dikonsumsi (sapi, kambing, ayam, dan kerbau)
-     Bahan baku industri pakaian (bulu, rambut, kulit, dan kokon)
d.    Hasil Laut dan Perikanan
-    Ikan untuk dikonsumsi sebagai sumber protein hewani
-    Mutiara sebagai bahan perhiasan
-    Bahan baku makanan dan obat rumput laut
e.    Hasil Hutan
-    Bahan baku pembuatan rumah dan alat rumah rumah tangga (kayu dan rotan)
-    Bahan baku industri (getah damar)
f.    Hasil Tambang
-    Bahan bakar (minyak bumi, gas alam, dan batu bara)
-    Bahan baku industri alat rumah tangga, bahan bangunan, dan kendaraan (besi, timah, tembaga, bauksit, seng, perak, dan emas)
2.    Melestarikan Sumber Daya Alam
Pemanfaatan sumber daya alam harus bijaksana. Kita tidak boleh memanfaatkan sumber daya alam secara serampangan. Sumber daya alam yang kita miliki, baik yang dapat diperbaharui maupun yang tidak dapat diperbaharui, jika digunakan terus menerus tentu akan habis. Kalau sumber daya alam yang kita miliki habis atau rusak maka akan menimbulkan bencana bagi kehidupan.
Melestarikan lingkungan merupakan keharusan bagi setiap warga negara. Lingkungan yang rusak dapat menimbulkan bencana bagi kehidupan umat manusia di sekitarnya. Misalnya, penggundulan hutan dapat menimbulkan bahaya tanah longsor, banjir, dan kekeringan. Pencemaran sungai dan air laut dapat mengakibatkan rusaknya ekosistem sungai dan laut serta akibat yang lebih luasnya dapat mengakibatkan punahnya komunitas sungai dan laut itu sendiri.
Kita dapat melakukan pelestarian sumber daya alam dengan cara sebagai berikut.
a.    Penghematan pemakaian bahan bakar
b.    Penggunaan sumber energi alternatif
c.    Penanaman kembali hutan yang gundul
d.    Melakukan pembibitan tanaman jenis unggul
e.    Mencegah pencemaran sungai, laut, dan tanah
f.    Mengadakan suaka alam dan suaka margasatwa.
C.     SUMBER DAYA ALAM DAN KEGIATAN EKONOMI RAKYAT
    Sumber daya alam yang terdapat di suatu daerah sangat erat hubunganya dengan kegiatan ekonomi masyarakat. Sumber daya alam harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat Indonesia. Kegiatan ekonomi masyarakat harus dapat memanfaatkan sumber daya alam yang terdapat di daerahnya. Agar pemahamanmu lebih jelas tentang hubungan antara sumber daya alam dengan kegiatan ekonomi, berikut ini akan diuraikan secara rinci mengenai bentuk-bentuk ekonomi masyarakat dan pemanfaatan sumber daya alam untuk kegiatan ekonomi.
1.    Bentuk-Bentuk Kegiatan Ekonomi
    Sumber daya alam akan bernilai ekonomi setelah melalui pengolahan. Untuk hal ini perlu ada pengembangan kemampuan untuk mengolah sumber daya alam agar mendapat manfaat dari sumber daya alam tersebut.
Kegiatan ekonomi masyarakat sangat bergantung pada sumber daya alam yang dimiliki di daerahnya. Berikut ini contoh kegiatan ekonomi yang terdapat di lingkungan masyarakat.
a.    Pertanian
Kegiatan bercocok tanam dilakukan oleh sebagian besar penduduk Indonesia terutama yang tinggal di daerah pedesaan.
b.    Perdagangan
    Sebagian penduduk di desa dan daerah perkotaan, baik kota kecil maupun kota besar, melakukan kegiatan jual beli. Kegiatan jual beli bermacam-macam mulai dari kebutuhan pokok, alat rumah tangga, barang elektronik, bahan bangunan, dan mainan anak-anak.
c.    Pekerja Industri
    Sebagian masyarakat perkotaan bekerja sebagai karyawan atau pekerja di perusahaan dan pabrik industri yang menghasilkan barang-barang produksi.
d.    Peternakan dan Perikanan
    Masyarakat di daerah pedesaan selain bertani, ada pula yang beternak hewan mamalia, unggas, dan ikan.
e.    Nelayan
Penduduk yang tinggal di daerah pantai sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan, yaitu menangkap ikan di laut.
2.    Kegiatan Pemanfataan Sumber Daya Alam
    Sumber daya alam harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Kekayaan alam akan bernilai ekonomis setelah mengalami pengolahan. Untuk hal ini perlu ada pengembangan kemampuan masyarakat untuk mengolah sumber daya alam yang terdapat di daerahnya masing-masing.
    Tahukah Anda apa saja yang termasuk sumber daya alam itu? Hutan dengan segala isinya, tanah pertanian, tumbuhan, hewan, air dan barang tambang merupakan sumber daya alam yang terdapat di lingkungan kita.
a.    Hutan
Kayu dan rotan adalah contoh sumber daya alam yang dihasilkan dari hutan. Kayu dimanfaatkan untuk bahan bangunan dan alat-alat rumah tangga. Rotan juga merupakan bahan pembuatan alat-alat rumah tangga. Penebangan kayu di hutan harus memperhatikan kelestarian hutan dengan segala isinya. Pernahkah kalian mendengar istilah "tebang pilih tanam?" Inilah contoh pelestarian hutan.
b.    Tanah Pertanian
Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki tanah pertanian yang subur. Tanah pertanian terdiri atas tanah sawah dan ladang. Pertanian di sawah diairi melalui irigasi sedangkan di ladang diairi dengan air hujan.
Tanah sawah dapat dimanfaatkan untuk bercocok tanam sepanjang tahun sedangkan tanah ladang hanya pada musim hujan saja. Cara penanaman dan pemupukan perlu diatur agar kesuburan tanah tetap terpelihara.
c.    Peternakan
    Pernahkah Anda menikmati ayam goreng, daging kambing, dan susu sapi? Daging, susu, telur, dan kulit merupakan hasil usaha di bidang peternakan. Hewan ternak akan memberikan manfat yang besar jika dipelihara dengan baik. Selain dimanfaatkan, kelesetarian hewan juga perlu mendapat perhatian.
d.    Laut
    Sebagian besar penduduk di daerah pantai memanfaatkan laut sebagai sumber mata pencaharian. Dari laut dapat menghasilkan ikan dan hewan laut lainnya. Rumput laut dapat dibudidayakan dan menjadi sumber penghasilan.
e.    Barang Tambang
    Barang tambang merupakan sumber daya alam yang penting untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Hasil galian barang tambang dapat menghasilkan berbagai logam misalnya, besi, tembaga, timah, alumunium, perak, dan emas.
Logam tersebut dimanfaatkan untuk bahan bangunan dan bahan pembuatan kendaraan dan perhiasan. Barang tambang selain logam adalah bahan bakar berupa minyak bumi, gas alam, dan batu bara. Barang tambang merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Oleh karena itu, penggunaanya harus hemat agar tidak cepat habis.

Monday, 22 August 2016

Sumber Daya Alam dan Kegiatan Ekonomi Rakyat

SUMBER DAYA ALAM DAN KEGIATAN EKONOMI RAKYAT
    Sumber daya alam yang terdapat di suatu daerah sangat erat hubunganya dengan kegiatan ekonomi masyarakat. Sumber daya alam harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat Indonesia. Kegiatan ekonomi masyarakat harus dapat memanfaatkan sumber daya alam yang terdapat di daerahnya. Agar pemahamanmu lebih jelas tentang hubungan antara sumber daya alam dengan kegiatan ekonomi, berikut ini akan diuraikan secara rinci mengenai bentuk-bentuk ekonomi masyarakat dan pemanfaatan sumber daya alam untuk kegiatan ekonomi.
1.    Bentuk-Bentuk Kegiatan Ekonomi
    Sumber daya alam akan bernilai ekonomi setelah melalui pengolahan. Untuk hal ini perlu ada pengembangan kemampuan untuk mengolah sumber daya alam agar mendapat manfaat dari sumber daya alam tersebut.
Kegiatan ekonomi masyarakat sangat bergantung pada sumber daya alam yang dimiliki di daerahnya. Berikut ini contoh kegiatan ekonomi yang terdapat di lingkungan masyarakat.
a.    Pertanian
Kegiatan bercocok tanam dilakukan oleh sebagian besar penduduk Indonesia terutama yang tinggal di daerah pedesaan.
b.    Perdagangan
    Sebagian penduduk di desa dan daerah perkotaan, baik kota kecil maupun kota besar, melakukan kegiatan jual beli. Kegiatan jual beli bermacam-macam mulai dari kebutuhan pokok, alat rumah tangga, barang elektronik, bahan bangunan, dan mainan anak-anak.
c.    Pekerja Industri
    Sebagian masyarakat perkotaan bekerja sebagai karyawan atau pekerja di perusahaan dan pabrik industri yang menghasilkan barang-barang produksi.
d.    Peternakan dan Perikanan
    Masyarakat di daerah pedesaan selain bertani, ada pula yang beternak hewan mamalia, unggas, dan ikan.
e.    Nelayan
Penduduk yang tinggal di daerah pantai sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan, yaitu menangkap ikan di laut.
2.    Kegiatan Pemanfataan Sumber Daya Alam
    Sumber daya alam harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Kekayaan alam akan bernilai ekonomis setelah mengalami pengolahan. Untuk hal ini perlu ada pengembangan kemampuan masyarakat untuk mengolah sumber daya alam yang terdapat di daerahnya masing-masing.
    Tahukah Anda apa saja yang termasuk sumber daya alam itu? Hutan dengan segala isinya, tanah pertanian, tumbuhan, hewan, air dan barang tambang merupakan sumber daya alam yang terdapat di lingkungan kita.
a.    Hutan
Kayu dan rotan adalah contoh sumber daya alam yang dihasilkan dari hutan. Kayu dimanfaatkan untuk bahan bangunan dan alat-alat rumah tangga. Rotan juga merupakan bahan pembuatan alat-alat rumah tangga. Penebangan kayu di hutan harus memperhatikan kelestarian hutan dengan segala isinya. Pernahkah kalian mendengar istilah "tebang pilih tanam?" Inilah contoh pelestarian hutan.
b.    Tanah Pertanian
Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki tanah pertanian yang subur. Tanah pertanian terdiri atas tanah sawah dan ladang. Pertanian di sawah diairi melalui irigasi sedangkan di ladang diairi dengan air hujan.
Tanah sawah dapat dimanfaatkan untuk bercocok tanam sepanjang tahun sedangkan tanah ladang hanya pada musim hujan saja. Cara penanaman dan pemupukan perlu diatur agar kesuburan tanah tetap terpelihara.
c.    Peternakan
    Pernahkah Anda menikmati ayam goreng, daging kambing, dan susu sapi? Daging, susu, telur, dan kulit merupakan hasil usaha di bidang peternakan. Hewan ternak akan memberikan manfat yang besar jika dipelihara dengan baik. Selain dimanfaatkan, kelesetarian hewan juga perlu mendapat perhatian.
d.    Laut
    Sebagian besar penduduk di daerah pantai memanfaatkan laut sebagai sumber mata pencaharian. Dari laut dapat menghasilkan ikan dan hewan laut lainnya. Rumput laut dapat dibudidayakan dan menjadi sumber penghasilan.
e.    Barang Tambang
    Barang tambang merupakan sumber daya alam yang penting untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Hasil galian barang tambang dapat menghasilkan berbagai logam misalnya, besi, tembaga, timah, alumunium, perak, dan emas.
Logam tersebut dimanfaatkan untuk bahan bangunan dan bahan pembuatan kendaraan dan perhiasan. Barang tambang selain logam adalah bahan bakar berupa minyak bumi, gas alam, dan batu bara. Barang tambang merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Oleh karena itu, penggunaanya harus hemat agar tidak cepat habis.

Pemanfaatan Sumber Daya Alam

Manfaat Sumber Daya Alam
Kekayaan alam yang terdapat di bumi Indonesia bukanlah warisan nenek moyang untuk kita saja melainkan amanat dari Tuhan Yang Maha Esa untuk kelangsungan hidup bangsa Indonesia termasuk anak cucu kita nanti. Oleh karena itu, kita boleh memanfaatkan kekayaan alam Indonesia untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia sekarang dan yang akan datang.
Sumber daya alam ada yang dapat dimanfaatkan secara langsung dan tidak langsung. Manfaat secara langsung berarti sumber daya alam dapat dimanfaatkan oleh setiap anggota masyarakat secara langsung. Misalnya, hasil pertanian dan hasil perkebunan dapat langsung dikonsumsi oleh masyarakat. Manfaat tidak langsung artinya sumber daya alam tersebut merupakan bahan baku sarana kehidupan bagi kepentingan umum.
1.    Contoh Manfaat Sumber Daya Alam
a.    Hasil Pertanian
-    Bahan makanan pokok
-    Bahan baku pembuatan makanan ringan
-    Bahan baku pembuatan lauk pauk
-    Buah-buahan untuk dikonsumsi dan sebagai bahan pembuatan minuman segar
b.    Hasil Perkebunan
-    Bahan baku industri kebutuhan rumah tangga (kelapa, kelapa sawit, kacang tanah, kopi, coklat, dan teh)
-    Bahan baku industri obat (cengkeh, kina dan kayu putih)
-    Bahan baku industri barang dan alat kendaraan (karet dan rosela)
c.    Hasil Peternakan
-    Daging, susu, telur untuk dikonsumsi (sapi, kambing, ayam, dan kerbau)
-     Bahan baku industri pakaian (bulu, rambut, kulit, dan kokon)
d.    Hasil Laut dan Perikanan
-    Ikan untuk dikonsumsi sebagai sumber protein hewani
-    Mutiara sebagai bahan perhiasan
-    Bahan baku makanan dan obat rumput laut
e.    Hasil Hutan
-    Bahan baku pembuatan rumah dan alat rumah rumah tangga (kayu dan rotan)
-    Bahan baku industri (getah damar)
f.    Hasil Tambang
-    Bahan bakar (minyak bumi, gas alam, dan batu bara)
-    Bahan baku industri alat rumah tangga, bahan bangunan, dan kendaraan (besi, timah, tembaga, bauksit, seng, perak, dan emas)
2.    Melestarikan Sumber Daya Alam
Pemanfaatan sumber daya alam harus bijaksana. Kita tidak boleh memanfaatkan sumber daya alam secara serampangan. Sumber daya alam yang kita miliki, baik yang dapat diperbaharui maupun yang tidak dapat diperbaharui, jika digunakan terus menerus tentu akan habis. Kalau sumber daya alam yang kita miliki habis atau rusak maka akan menimbulkan bencana bagi kehidupan.
Melestarikan lingkungan merupakan keharusan bagi setiap warga negara. Lingkungan yang rusak dapat menimbulkan bencana bagi kehidupan umat manusia di sekitarnya. Misalnya, penggundulan hutan dapat menimbulkan bahaya tanah longsor, banjir, dan kekeringan. Pencemaran sungai dan air laut dapat mengakibatkan rusaknya ekosistem sungai dan laut serta akibat yang lebih luasnya dapat mengakibatkan punahnya komunitas sungai dan laut itu sendiri.
Kita dapat melakukan pelestarian sumber daya alam dengan cara sebagai berikut.
a.    Penghematan pemakaian bahan bakar
b.    Penggunaan sumber energi alternatif
c.    Penanaman kembali hutan yang gundul
d.    Melakukan pembibitan tanaman jenis unggul
e.    Mencegah pencemaran sungai, laut, dan tanah
f.    Mengadakan suaka alam dan suaka margasatwa.

Soal-soal Keanekaragaman Suku Bangsa dan Budaya

I.     Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang paling benar!
1.    Untuk memperkukuh persatuan dan kesatuan maka terhadap suku bangsa lain dikembangkan sikap .…
a.    saling bersaing    c.    bermusuhan           
b.    saling menghormati    d.    curiga
2.    Suku Minangkabau terdapat di ….
a.    Sumatera Utara     c.    Sumatera Selatan
b.    Sumatera Barat    d.    Jambi
3.    Suku Baduy mendiami provinsi …..
a.    Banten    c.    DKI Jakarta
b.    Jawa Barat    d.    Jawa Tengah
4.    Suku yang terdapat di pulau Kalimantan adalah ….
a.    Asmat    c.    Kubu
b.    Enggano    d.    Dayak
5.    Nama rumah adat Sumatera Barat …..
a.    gadang    c.    anjungan
b.    limasan    d.    kebaya
6.    Tari yang berasal dari Sumatera Utara adalah ….
a.    payung    c.    jaipongan
b.    tor-tor    d.    lilin
7.    Lagu daerah yang terkenal dari propinsi Sulawesi Utara adalah ….
a.    Ampar-ampar pisang    c.    O ina ni keke
b.    Rambe yamko    d.    Injit-injit semut
8.    Apuse merupakan lagu daerah yang berasal dari …
a.    Maluku     c.    Sulawesi Utara
b.    Papua    d.    Kalimantan Barat
9.    Kolintang merupakan alat musik yang berasal dari …
a.    Maluku    c.    Papua
b.    Sulawesi Utara    d.    Jawa Barat
10.    Piso surit merupakan senjata tradisional yang berasal dari …
a.    Aceh    c.    Sumatera Barat
b.    Sumatera Utara    d.    Jambi

II.     Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat dan benar!
1.    Agar tidak terjadi permusuhan maka dikembangkan sifat ….
2.    Suku asmat berasal dari pulau …
3.    Kebudayaan merupakan cermin jati diri suatu …
4.    Selain bangga terhadap kebudayaan daerah sendiri kita harus menghargai dan ……
5.    Kebudayaan daerah merupakan kekayaan ….

III.     Jawablah pertanyaan berikut ini dengan benar dan tepat!
1.    Sebutkan suku-suku yang mendiami pulau kalimaantan?
2.    Jelaskan arti Bhinneka Tunggal Ika?
3.    Sebutkan 5 contoh senjata tradisional beserta daerahnya?
4.    Sebutkan 2 tarian daan lagu daerah tang berasal dari daerahmu!
5.    Mengapa kita harus saling menghargai dan menghormati suku bangsa?

Keanekaragaman Suku Bangsa dan Budaya

A.     Keanekaragaman Suku Bangsa Di Indonesia
Bangsa Indonesia memiliki keragaman suku bangsa dan budaya. Masing-masing suku bangsa mempunyai kebudayaan sendiri. Kebudayaan suku bangsa disebut kebudayaan daerah. Kebudayaan setiap daerah berbeda dengan kebudaayaan daerah lain.
      Kalian pasti tahu semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang maksudnya berbeda-beda tetapi satu.
    Bangsa Indonesia yang memiliki banyak kebudayaan dan keragaman suku bangsa merupakan satu kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
    Suku Jawa, suku Sunda, suku Batak, suku Dayak,  dan lain-lain,  mereka hidup dalam satu kesatuan bangsa Indonesia. Walaupun kebudayaan, bahasa, adat istiadat mereka berbeda-beda tetapi mereka tetap merupakan satu dalam negara Indonesia.

1.     Persebaran Suku Bangsa di Indonesia
 














       


Negara Kesatuan Republik Indonesia terdiri atas 18.306 pulau. Setiap pulau tersebut terdapat berbagai suku bangsa dan budaya. Oleh karena itu, Indonesia mempunyai budaya dan suku bangsa yang beragam, yang perlu saling memahami dan menghargai untuk kesatuan dan persatuan.
Indonesia memiliki sejumlah pulau besar, misalnya Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Ada sejumlah pulau yang merupakan gugus atau deretan, misalnya Kepulauan Nusa Tenggara, Kepulauan Maluku, dan Kepulauan Riau.
Desa atau kelurahan, kecamatan, dan kabupaten atau kotamu tentu berada di salah satu pulau-pulau tersebut. Kalian tentu mengenal keadaan penduduk di sekitarnya. Apabila kalian ada di Jawa, akan mengenal suku bangsa Jawa, Sunda, dan Madura. Apabila kalian di Kalimantan, akan mengenal suku bangsa Dayak, Banjar, dan Melayu. Apabila kalian tinggal di Sumatera, akan mengenal suku bangsa Aceh, Batak, Minang, dan Melayu. Apabila kalian tinggal di Nusa Tenggara, akan mengenal suku bangsa Bali, Sasak, Flores, dan Timor. Apabila kalian tinggal di Maluku atau Papua, akan mengenal suku bangsa Ambon, Dani, Asmat, dan Fak Fak.
Di Negara Kesatuan Republik Indonesia terdapat lebih dari 300 suku bangsa. Di samping itu, masih terdapat suku bangsa keturunan, seperti Tionghoa, Arab, India, dan Eropa. Namun, suku bangsa yang beraneka ragam itu menjadi satu, yaitu bangsa Indonesia. Bahkan, suku bangsa keturunan sebagian besar sudah menjadi warga negara Indonesia.
Di sekitar tempat tinggal kalian, tentu banyak dijumpai sejumlah suku bangsa. Mengapa demikian? Sebab Indonesia adalah negara kesatuan. Hubungan antarpulau sudah terjadi sejak zaman dahulu. Ketersediaan angkutan laut sangat memudahkan hubungan antarpulau. Banyak suku bangsa dari satu pulau pindah ke pulau lain. Mereka menetap di tempat yang baru. Jadilah penduduk setempat.
Suku bangsa dapat diartikan sebagai golongan bangsa dari bagian bangsa yang besar. Misalnya, suku Minangkabau, suku Jawa, suku Madura, suku Bugis, suku Bali, suku Asmat, dan suku Toraja. Mereka merupakan bagian dari bangsa Indonesia yang besar ini. Berikut ini tabel persebaran sebagian suku bangsa yang ada di Nusantara.

Buatlah daftar teman-teman di kelasmu berasal dari suku bangsa mana mereka!
2.     Menghormati Keragaman Suku Bangsa
Keragaman suku bangsa merupakan hal yang harus kita terima. Kita sebagai warga negara yang baik harus dapat menghargai setiap suku yang ada di wilayah Indonesia. Di tempat kita tinggal kita terkadang juga terdiri dari bermacam-macam suku.
Sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang besar ini, kita harus sadar dan bangga bahwa bangsa Indonesia terdiri atas berbagai macam suku bangsa. Dengan menyadari bahwa bangsa Indonesia itu terdiri atas berbagai suku bangsa, kita wajib mengembangkan sikap saling menghormati dan menghargai antarsuku bangsa.
Orang yang berasal dari suku Jawa tidak boleh merasa lebih tinggi derajatnya dibandingkan suku Aceh. Orang-orang yang berasal dari suku Bugis juga tidak boleh merasa lebih tinggi kedudukannya dibandingkan orang yang berasal dari suku Bali. Begitu pula sebaliknya, orang-orang yang berasal dari suku bangsa yang ada di pedalaman Papua, Maluku, atau Indonesia bagian timur lainnya tidak boleh merasa rendah diri dibandingkan orang-orang yang berasal dari suku Madura, Batak, atau Sunda. Kita mempunyai kedudukan sama, Setiap suku bangsa mempunyai hak dan kewajiban sama di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.




a.     Buatlah karangan mengenai keanekaragaman suku bangsa! Minimal 10 baris!
b.     Diskusikan bersama temanmu, bagaimana cara kita menghargai keragaman suku bangsa!



1.     Keragaman Budaya Di Indonesia
Kita memiliki ragam budaya yang beraneka ragam. Budaya tersebut tecermin dalam:

a.    Bahasa
Tiap suku bangsa itu mempunyai bahasa masing-masing yang digunakan untuk berhubungan dengan orang lain. Bahasa suku bangsa yang kita kenal, antara lain: bahasa Bali, Jawa, Madura, Banjar, dan Batak.
Bahasa tiap suku bangsa disebut bahasa daerah. Mengapa? Sebab bahasa tersebut digunakan oleh suku bangsa yang tinggal di daerah tertentu. Misainya, bahasa Jawa sebagian besar digunakan di daerah Jawa; bahasa Batak digunakan di daerah Sumatera Utara; bahasa Bali digunakan di daerah Bali.
Namun, Indonesia ini negara kesatuan. Oleh karena itu, bangsa Indonesia memiliki bahasa pengantar, yaitu bahasa Indonesia. Sebagai orang yang tinggal di daerah, kita dapat menggunakan bahasa daerah. Namun, sebagai bangsa Indonesia, kita harus berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Apabiia kita dapat berbahasa Indonesia, pada waktu berkunjung ke daerah tertentu tidak akan menemui kesulitan bahasa. Bahasa daerah yang dimiliki setiap suku bangsa merupakan salah satu kekayaan budaya.
Bahasa yang dimiliki bangsa Indonesia memiliki ragam dan macam, antara lain:
b.    Kesenian daerah
 














Gambar 1.3  Berbagai macam tari daerah

    Kesenian daerah adalah segala bentuk karya seni yang berciri khas daerah tertentu. Kesenian daerah dapat berupa tarian, musik, lagu daerah, atau bentuk kesenian yang lain.
    Hampir semua daerah yang ada di Indonesia memiliki kesenian khas yang berbeda dengan daerah yang lain. Berikut kita bisa melihat beberapa tari dan lagu daerah yang ada di Indonesia:



c.    Rumah adat
  Tiap suku bangsa juga memiliki ciri bentuk bangunan rumah yang khas. Dengan bentuk rumah itu, kita dapat menyebutkan milik suku bangsa tertentu. Misalnya, di Jawa kita mengenal bentuk rumah joglo. Di Sumatera Barat, kita mengenal bentuk rumah gadang yang terlihat seperti perahu.
Di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta banyak dijumpai rumah adat. Kalian dapat berkunjung ke sana dan mengamati berbagai rumah adat. Warga keturunan, seperti Tionghoa dan Eropa juga mempunyai bentuk rumah tertentu. Coba kalian perhatikan ciri-ciri bentuk rumah tcrsebut! Jadi, berbagai bentuk rumah suatu suku bangsa merupakan kekayaan budaya bangsa Indonesia.
Setiap suku bangsa di Indonesia memiliki rumah adat yang berbeda-beda, antara lain:

Sebutkan nama rumah adat yang berada di daerahmu?
d.    Pakaian Daerah





















Kalian pernah memakai pakaian daerah kalian? Apa nama pakaian daerah yang kalian pakai? Pakaian yang kalian pakai tentunya berbeda dengan pakaian daerah yang teman kalian pakai yang berasal dari daerah lain.
Bangsa Indonesia memiliki beraneka ragam macam pakaian daerah, antara lain:
1.    Jas tutup dan blangkon dari Jawa Timur.
2.    Beskap dan blangkon dari Jawa Tengah.
3.    Teluk belango dan saluak dari Sumatera Barat.
4.    Rompi dan destar dari Kalimantan Timur.
5.    Teluk belango dan destar dari Riau.
6.    Ulos dari Sumatera Utara.
7.    Layang dari Banjar (Kalimantan Selatan).
8.    Sorjan dan blangkon dari Yogyakarta.
9.    dsb.

Adakah di antara kalian yang memiliki pakaian daerah yang lain dari contoh di atas? Sebutkan namanya? Sebutkan nama pakaian daerah lain di Indonesia?

e.     Senjata tradisional
Setiap suku bangsa memiliki senjata tradisional. Senjata tradisional adalah senjata tajam yang dimiliki suku bangsa yang bersangkutan. Setiap suku berbeda-beda dalam menggunakan senjata tradisional yang dimilikinya. Ada yang mengunakannya sebagai salah satu perlengkapan upacara, kelengkapan sebuah tarian ataupun sebagai alat perlengkapan sehari-hari.
Senjata tradisional di Indonesia yang bermacam-macam tersebut di antaranya:
1.    Rencong dari Aceh
2.    Piso surit dari Sumatera Utara
3.    Clurit dari Madura (Jawa Timur)
4.    Kujang dari Sunda (Jawa Barat)
5.    Badik dari Sulawesi Tengah.
6.    Mandau dari Kalimantan
7.    Pedang jenawi dari Riau
8.    Pisau melati dari Papua
9.    Karih dari Sumatera Barat
10.    Keris dari Jawa

f.    Alat Musik













Gambar  1.7 Angklung gamelan dan kulintang

Alat musik tiap suku bangsa berbeda-beda, di antaranya ialah:
1.    Angklung, calung, kendang dari Jawa Barat
2.    Gamelan dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jogjakarta
3.    Kulintang dari Minahasa (Sulawesi Utara)
4.    Aramba dari Nias (Sumatera Utara)
5.    Tifa dari Maluku dan Papua
6.    Anak becing dari Sulawesi Selatan
7.    Lembang dari Toraja (Sulawesi Selatan)





Buatlah kliping yang berhubungan dengan budaya di Indonesia!
2.     Mengembangkan Sikap Menghormati Budaya di Indonesia
Selain bangga akan kebudayaan yang berasal dari daerah asal kita, kita pun harus menghargai dan menghormati budaya daerah tersebut. Kita tidak boleh merendahkan budaya dari daerah lain. Begitu pula kita tidak boleh menganggap budaya dari daerah kita lebih bagus atau hebat dari daerah lain.
    Menghormati budaya yang berasal dari daerah lain merupakan sikap yang patut kita bina. Kita bisa menghormati budaya daerah lain dengan: belajar mengenai kebudayaan dan adat istiadat daerah lain.
    Pada saat hari besar seperti 17 agustus-an, hari kartini kita memakai pakaian adat serta mementaskan tari-tarian daerah lain beserta lagunya adalah merupakan contoh menghormati kebudayaan daerah lain.
    Keragaman budaya merupakan kekayan bangsa Indonesia. Kita harus bangga memiliki budaya yang beragam. Budaya bangsa kita akan berkembang apabila budaya daerah juga berkembang. Perbedaan budaya sebaiknya tidak dijadikan sebagai bahan perselisihan dan pertentangan. Kita harus bisa menghormati budaya dari daerah lain.





Diskusikan dengan teman kelompokmu, bagaimana cara-cara menghormati budaya Indonesia!