Ciri-ciri Sosial dan Budaya di Setiap Kenampakan Alam
Ciri-ciri keadaan sosial dan budaya di setiap kenampakan alam yang terdapat di Indonesia berbeda-beda. Untuk mengetahuinya ikutilah penjelasan berikut ini!
1. Keadaan sosial
Seperti telah dijelaskan sebelumnya, bahwa kenampakan alam yang terdapat di Indonesia sangat beragam. Tentunya di setiap kenampakan alam itu terdapat masyarakat yang memilihnya sebagai tempat tinggal. Dengan demikian, tempat tinggal masyarakat Indonesia itu sangat beragam pula. Ada yang tinggal di daerah pegunungan, pantai, dataran rendah dan lain-lain. Kehidupan masyarakat sangat bergantung pada keadaan alam sekitarnya. Oleh sebab itu, keadaan geografis suatu tempat akan mempengaruhi pola hidup masyarakat yang menempatinya.
Tempat yang dihuni masyarakat dapat dibedakan menjadi pedesaan dan perkotaan. Oleh sebab itu, timbullah istilah masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan. Dilihat dari keadaan sosialnya kedua bentuk masyarakat tersebut terdapat perbedaan.
Hampir sebagian besar penduduk Indonesia bertempat tinggal di pedesaan. Matapencarian utamanya adalah di bidang pertanian. Untuk itu Indonesia disebut sebagai negara agraris. Kehidupan masyarakat di daerah pedesaan masih mengandalkan keadaan alam sekitarnya. Bertani, berladang, berkebun, dan menjadi nelayan merupakan matapencarian utama masyarakat desa. Sumber daya alam yang tersedia dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Biasanya penduduk yang mendiami suatu desa sangat kecil dan homogen. Nilai-nilai kekerabatan dan budaya gotong royong masih sangat erat dan terjaga dengan baik. Masyarakat pedesaan masih memegang teguh adat istiadat. Berbagai kegiatan adat istiadat sering dilakukan pada masyarakat pedesaan.
Berbeda halnya dengan segi kehidupan masyarakat perkotaan. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, mereka sudah tidak mengandalkan sumber daya alam. Kita jarang menemukan pada masyarakat perkotaan yang bermatapencarian di bidang pertanian atau perkebunan. Sebaliknya, matapencarian di luar bidang pertanian atau perkebunan sering kita temui pada masyarakat perkotaan. Bidang perdagangan dan jasa merupakan matapencarian utama masyarakat di daerah perkotaan.
Masyarakat perkotaan merupakan masyarakat yang heterogen. Masyarakatnya terdiri dari berbagai daerah yang berlainan sehingga budayanya pun berbeda-beda. Tidak seperti masyarakat pedesaan, masyarakat yang tinggal di perkotaan sudah tidak begitu ketat menjalankan adat istiadatnya. Untuk itu kita jarang melihat kegiatan adat istiadat di perkotaan.
2. Keadaan budaya
Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan keragaman budayanya. Setiap daerah memiliki budaya daerahnya masing-masing. Kebudayaan suatu daerah merupakan ciri khas yang membedakan antara daerah yang satu dengan yang lainnya. Budaya tiap-tiap daerah di Indonesia dapat dikenali melalui kenampakan budayanya. Bentuk budaya sangat dipengaruhi oleh keadaan alam setempat sehingga terbentuklah budaya yang beragam.
a. Rumah tradisional
Keadaan alam suatu daerah mempengaruhi bentuk rumah yang dibuat oleh masyarakatnya. Keadaan seperti itu dapat kita lihat dari beragamnya bentuk rumah adat yang terdapat di Indonesia.
Kita mengenal rumah panggung. Rumah panggung adalah rumah tinggal yang tepat bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawa. Selain untuk melindungi dari banjir, pada zaman dahulu rumah panggung dibuat untuk melindungi diri dari serangan binatang buas.
Di samping itu, bahan baku untuk pembuatan rumah pun sangat bergantung pada keadaan alam sekitarnya. Ada rumah yang atapnya menggunakan genteng. Penggunaan genteng sebagai atap dimungkinkan bagi masyarakat yang mudah memperoleh bahan bakunya yaitu tanah liat. Atau ada pula yang masih menggunakan daun lontar atau rumbia sebagai atapnya.
b. Tarian daerah
Salah satu bentuk kreasi seni masyarakat adalah dalam bentuk tari-tarian. Tari-tarian mempunyai maksud dan tujuan tertentu. Ada yang untuk menyambut tamu, menghormati tamu, sebagai persembahan, atau hanya sebagai hiburan untuk mengisi waktu luang.
c. Pakaian tradisional
Pakaian tradisional yang kita miliki sangat beragam. Itulah bentuk kekayaan bangsa yang tidak ternilai. Bentuk dan bahan yang digunakan pun sangat beragam. Semua itu sangat bergantung pada keadaan alam sekitarnya. Ada yang masih sederhana, namun banyak juga pakaian tradisional yang sudah kompleks.
No comments:
Post a Comment