Mengenal Bagian-Bagian Peta dan Atlas
Sebelum mengenal lebih jauh mengenai peta provinsi dan cara pembuatannya, terlebih dahulu perlu kalian ketahui apa yang dimaksud dengan peta serta bagian-bagian (komponen) yang dimuat pada peta atau atlas. Untuk itu, marilah kita segera membahasnya berikut ini.
1. Mengenal Bagian-bagian sebuah Peta
Apakah yang dimaksud dengan peta?
Coba kalian perhatikan pada dinding kelas! Di sana, mungkin terpampang gambar pulau. Apakah itu merupakan pulau-pulau keseluruhan yang ada di Indonesia, salah satu pulau yang ada di Indonesia, atau hanya satu provinsi yang ada di Indonesia. Gambar itulah yang disebut peta. Dalam peta digambarkan pulau dan lautnya.
Ingatlah bahwa pulau adalah permukaan bumi yang berbentuk daratan, sedangkan laut merupakan permukaan bumi dalam bentuk air. Bila peta yang kamu lihat merupakan gambar pulau dan laut, arti peta itu adalah gambar permukaan bumi yang berbentuk daratan ditambah perairan di sekitarnya.
Sekali lagi, kamu perhatikan pada peta! Apa saja yang tertulis di sekitar peta itu?
Ada bagian-bagian tertentu pada peta yang harus kamu pahami, yaitu judul, skala, mata angin, dan legenda.
Untuk memahami arti dari bagian-bagian tersebut, perhatikan terlebih dahulu sebuah peta provinsi berikut ini!
a. Judul
Pada bagian atas peta selalu dicantumkan judul, sebagai tanda pengenal atau permukaan daratan yang digambar pada peta tersebut. Judul peta bisa berupa nama provinsi, nama negara, nama kawasan yang menghimpun beberapa negara, nama benua, atau permukaan bumi secara keseluruhan yang disebut dunia.
b. Skala
Skala adalah perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya di permukaan bumi. Skala berguna untuk mengetahui ukuran luas dan jarak sesungguhnya peta tersebut.
Ada dua jenis skala yang digunakan pada peta, yaitu skala angka dan skala garis atau skala tongkat.
Adapun skala tongkat ditulis seperti di bawah ini.
c. Mata Angin
Kamu perhatikan pada peta! Ada garis yang mendatar dan ada garis yang ditarik dari atas ke bawah. Garis yang mendatar disebut garis lintang. Garis yang ditarik dari atas ke bawah disebut garis bujur. Garis lintang yang bertanda 0 adalah Garis Khatulistiwa. Garis yang membentang di atas garis khatulistiwa disebut garis Lintang Utara (LU). Garis yang membentang di bawah garis khatulistiwa disebut garis Lintang Selatan (LS). Demikian juga pada garis bujur, ada yang disebut garis Bujur Timur (BT) dan ada yang disebut Bujur Barat (BB). Simbol utara (U) pada peta umumnya tidak dicantumkan.
d. Legenda
Legenda adalah simbol yang menyatakan keadaan tempat, misalnya gunung digambar segi tiga. Bila warnanya merah, gunung itu masih berapi. Bila dengan warna hitam berarti gunung sudah mati. Apabila di suatu pulau kecil ada segitiga merah, berarti dipulau tersebut ada gunung berapi. Seperti di Pulau Krakatau, ada Gunung Krakatau yang masih berapi. Pada peta, Pulau Krakatau tersebut ada segi tiga merah. Legenda lainnya adalah kota, sungai, jalan, danau, batas wilayah, dan sebagainya.
2. Mengenal Bagian-bagian Atlas
Kamu telah mengenal peta provinsi masing-masing. Bila peta-peta itu disusun dan digabungkan dalam satu buku, itulah yang disebut atlas. Selain memuat susunan provinsi, peta negara, atau ditambah dengan peta dunia, atlas juga dilengkapi dengan gambar flora dan fauna, aneka ragam kebudayaan daerah, adat istiadat, tempat-tempat penting, dan bendera-bendera dari berbagai negara.
Bagian-bagian pada atlas sama dengan bagian-bagian yang ada pada peta. Ada judul, skala, mata angin, dan legenda. Pada atlas, legenda terletak di halaman-halaman awal. Di akhir halaman, ada yang disebut indeks. Indeks adalah susunan kata-kata penting yang suatu saat diperlukan untuk dicari pada halaman tertentu.
Perhatikan contoh indeks di bawah ini!
Indramayu 29 C5 Kapuas 37 D4
Artinya Indramayu adalah salah satu kota yang diawali dengan abjad I dan terdapat pada halaman 29 atlas tersebut. C5 adalah petak tempat kota Indramayu berada. C adalah jajaran petak dari atas ke bawah, sedangkan 5 adalah petak mendatar.
Perhatikan contoh berikut ini!
Kapuas 37 D4 Kapuas adalah nama sungai yang diawali abjad K.
Provinsi Kalimantan Barat
Gambar 1.2 Mencari nama sungai dengan indeks
Jika kamu telah menemukan Indramayu pada halaman 29 dan petak C5, kamu dapat menyimpulkan bahwa Indramayu adalah ibukota kabupaten yang terletak pada peta Provinsi Jawa Barat. Kapuas adalah salah satu sungai yang berada pada peta Provinsi Kalimantan Barat. Sungai Kapuas di Kalimantan ada dua, yaitu Sungai Kapuas di Kalimantan Barat, dan Sungai Kapuas di Kalimantan Tengah.
Atlas adalah gabungan peta yang tersusun dalam bentuk buku.
1. Ambillah peta provinsimu! Ukurlah dua buah kota yang kamu inginkan dengan mistar! Berapa sentimeter yang diperoleh? Kalikanlah dengan skala yang tercantum pada peta itu! Jadikanlah kilometer! Berapa kilometer jarak dari kota yang satu ke kota yang kamu ukur tersebut?
2. Bukalah halaman akhir sebuah atlas yang ada indeksnya! Carilah kata-kata Ciremai, Kudus, Barito, dan Tondano! Nama apakah itu? Di manakah letaknya?
No comments:
Post a Comment