Thursday, 29 September 2016

TANAH LONGSOR

tanah longsor
Telah dijelaskan bahwa Indonesia dan negara-negara tetangga rawan terhadap bencana letusan gunung api dan gempa bumi. Jenis tanah pelapukan yang sering dijumpai di Indonesia merupakan hasil letusan gunung api. Tanah ini memiliki komposisi sebagian besar lempung dengan sedikit pasir dan bersifat subur. Tanah pelapukan yang berada di atas batuan kedap air pada perbukitan/pegunungan dengan kemiringan sedang hingga terjal berpotensi mengakibatkan tanah longsor pada musim hujan dengan curah hujan berkuantitas tinggi. Jika perbukitan tersebut tidak ada tanaman keras berakar kuat dan dalam, kawasan tersebut rawan bencana tanah longsor. 
Sering kali kita mendengar berita terjadinya peristiwa tanah longsor. Tahukah kamu apakah bencana alam tanah longsor itu? Tanah longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan, bahan rombakan, tanah, atau material campuran tersebut, bergerak ke bawah atau keluar lereng.
Bencana alam tanah longsor terjadi tidak semata-mata karena peristiwa yang terjadi karena faktor alam. Manusia pun turut menimbulkan terjadinya bencana tanah longsor.
Tahukah kamu bagaimana proses tanah longsor terjadi? Proses terjadinya tanah longsor dapat diterangkan sebagai berikut:
1.    Hujan deras terjadi di lereng-lereng pegunungan yang  lahannya gundul karena pohon-pohon ditebangi.
2.    Air hujan meresap ke dalam tanah. Resapan air ke dalam tanah akan menambah bobot tanah yang berada di tebing-tebing atau dataran tinggi.
3.    Air tersebut menembus sampai tanah kedap air. Pada akhirnya air berperan sebagai bidang gelincir. Akibatnya, tanah menjadi licin dan tanah pelapukan di atasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng. 
4.    Terjadilah tanah longsor. Tanah longsor menimbun segala yang ada di bawahnya. Tempat tinggal, manusia, hewan peliharaan, dan lain-lain, semuanya tertimbun. Korban pun berjatuhan.

No comments:

Post a Comment