Thursday, 29 September 2016

TINDAKAN MEWASPADAI TERJADINYA BENCANA ALAM GEMPA BUMI


Bencana alam gempa bumi tidak dapat dihindari. Namun, kita dapat mencegah terjadinya korban jiwa dengan melakukan tindakan sebelum terjadinya gempa bumi.  Umumnya, korban gempa bumi adalah tertimpa segala sesuatu yang runtuh karena getaran. Berikut ini ada beberapa tindakan yang perlu dilakukan sebelum terjadinya gempa bumi.
a.    Mengenali apa yang disebut gempa bumi
Mengenali gempa bumi sangat penting sebagai tindakan yang perlu dilakukan sebelum bencana itu datang. Dengan mengenali gempa bumi kita memahami bahwa gempa dapat terjadi dengan kekuatan yang lemah maupun keras. Gempa yang berkekuatan keras dapat meruntuhkan berbagai bangunan. Korban sebagian besar akibat kejatuhan benda-benda yang runtuh akibat gempa. Kemudian gempa terkadang tidak terjadi satu kali. Dengan mengetahui dan memahami gempa kita dapat menghindari jatuhnya korban.
b.    Mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan  agar terhindar bahaya gempa bumi
Pastikan bahwa struktur dan letak rumah kamu dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan gempa bumi. Bila perlu renovasi ulang struktur bangunan kamu. Perhatikan mulai dari pondasi bangunan, kekuatan tembok, dan atap. Sering kali bencana alam  gempa bumi memakan korban karena masyarakat membangun rumah dengan tidak memperhatikan kekuatannya.
c.      Kenali lingkungan sekolah dan tempat tinggal
Mengenali lingkungan sekolah sangat penting dilakukan. Dengan mengenali lingkungan sekolah,  kita dapat mengetahui:
1)    Letak pintu, lift serta tangga darurat     .
Gempa bumi terjadi secara cepat dan mendadak. Mungkin saja gempa itu terjadi saat kita berada di sebuah gedung yang tinggi dengan ribuan orang di dalamnya. Memahami letak pintu, lift, dan tangga darurat sangat penting. Hal ini guna memudahkan kita untuk segera keluar dari gedung saat terjadi gempa.
2)    Tempat paling aman untuk berlindung.
Ketika terjadi gempa bumi saat kita berada dalam gedung yang tinggi, kita mungkin saja tidak akan sempat keluar dari gedung. Segera kita putuskan bahwa mungkin saja kita akan tertimpa saat hendak keluar dari gedung. Langkah penyelamatan diri yang perlu dilakukan adalah berlindung di tempat yang paling aman.
d.    Belajar melakukan P3K
Belajar melakukan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) adalah teknik penyelamatan dini bila terjadi korban bencana. Kita harus memahami hal-hal yang perlu dilakukan bila menghadapi korban bencana sebelum datangnya tim penyelamat.
Misalnya bagaimana kita menghadapi korban yang mengalami patah tulang. Tanpa memahami P3K tindakan kita mungkin akan memperparah kondisi korban. Namun, dengan memahaminya kita mungkin dapat mengurangi penderitaan yang dialami korban.












Gambar 5.3  Belajar melakukan P3K
e.    Belajar menggunakan pemadam kebakaran. 
Setiap gedung diwajibkan memiliki alat pemadam kebakaran. Gempa bumi dapat menimbulkan kebakaran di dalam gedung. Mungkin saja hal itu terjadi karena aliran listrik, kebocoran gas dan lain-lain.
Memahami penggunaan alat pemadam kebakaran sangat penting guna menghindari meluasnya kebakaran. Alat pemadam kebakaran biasanya tersimpan di tembok.
f.    Mencatat nomor telepon penting yang dapat  dihubungi pada saat terjadi gempa bumi.
Nomor telepon penting digunakan untuk menghubungi beberapa instansi, seperti: Dinas Kebakaran, SAR, dan Dinas Kesehatan.

No comments:

Post a Comment