Thursday, 29 September 2016

MENGHADAPI BENCANA ALAM GUNUNG API


Bencana alam gunung api adalah bencana alam yang terjadi tidak secara tiba-tiba layaknya bencana alam tanah longsor ataupun gempa bumi. Bencana alam ini dapat diperkirakan dan ditanggulangi karena kemunculannya melalui beberapa proses dan tanda-tanda.
Dalam penanggulangan bencana letusan gunung api dibagi menjadi tiga bagian, yaitu persiapan sebelum terjadi letusan, saat terjadi letusan dan sesudah terjadi letusan. Penanggulangan bencana gunung  api dilakukan oleh semua pihak, baik oleh pemerintah maupun masyarakat.
1.    Persiapan Menjelang Bencana Gunung Api
Adapun persiapan yang perlu dilakukan oleh masya-rakat dalam menghadapi letusan gunung berapi adalah sebagai berikut:
a.     Mengenali daerah setempat dalam menentukan tempat yang aman untuk mengungsi
Hal ini penting dilakukan guna mempersiapkan diri saat terjadi bencana. Dengan demikian, saat terjadi bencana gunung api, masyarakat tidak panik dan dapat mengungsi ke tempat aman yang telah ditentukan.
b.     Membuat perencanaan penanganan bencana
Kepala desa berkumpul beserta masyarakat membuat perencanaan penanganan bencana.
c.     Mempersiapkan pengungsian jika diperlukan
Dalam mempersiapkan pengungsian, kepala desa me-laksanakan simulasi penyelamatan diri saat terjadi ben-cana alam. Simulasi ini dipandang penting agar saat terjadi bencana masyarakat memahami apa yang perlu dilakukan saat bencana yang sebenarnya terjadi.
d.     Mempersiapkan kebutuhan dasar
Kebutuhan dasar yang perlu dipersiapkan adalah obat-obatan, peralatan penyelamatan, bahan makanan dan sebagainya.
2.     Penanggulangan saat terjadi letusan gunung api
Yang sebaiknya dilakukan saat terjadi letusan gunung api adalah sebagai berikut:
a.    Hal pertama yang dilakukan ketika terjadi gunung meletus adalah gunakan alat komunikasi seperti ken-tongan untuk memperingatkan warga lain yang belum mengetahuinya.
b.     Berlarilah ke arah daerah yang aman dan jauh dari lokasi gunung meletus. Hindari daerah yang rawan bencana, seperti lereng gunung, lembah, dan daerah aliran lahar.
c.     Di tempat terbuka, lindungi diri dari abu letusan dan awan panas.
d.     Persiapkan diri untuk kemungkinan bencana susulan.
e.     Usahakan menggunakan  pakaian yang  bisa melindungi tubuh seperti: baju lengan panjang, celana panjang, topi dan lainnya.
f.     Gunakan pelindung mata seperti kacamata renang atau lainnya.
g.     Jangan memakai lensa kontak.
h.     Pakai masker atau kain untuk menutupi mulut dan hidung.
i.     Saat turunnya awan panas usahakan untuk menutup wajah dengan kedua belah tangan.

No comments:

Post a Comment