Thursday, 29 September 2016
TINDAKAN YANG PERLU DILAKUKAN SAAT TERJADI GEMPA BUMI
Jika gempa bumi mengguncang secara tiba-tiba, berikut ini 10 petunjuk yang dapat dijadikan pegangan dimanapun kita berada.
a. Di dalam rumah
Tanda-tanda gempa saat kita berada di dalam rumah dapat kita lihat apabila lampu mulai bergoyang. Bahkan bila kita memelihara ikan di dalam akuarium akan tampak air bergoyang. Itulah tanda-tanda gempa bumi di mulai. Getaran yang lambat mungkin tidak terasa. Namun dengan melihat tanda-tanda itu kita dapat meyakini bahwa peristiwa gempa bumi dimulai.
Getaran akan terasa beberapa saat. Selama jangka waktu itu, kita harus mengupayakan keselamatan diri kita dan keluarga. Bila kita masih sempat untuk ke luar rumah segeralah lakukan. Namun, apabila gempa terjadi secara cepat dan mendadak, masuklah ke bawah meja untuk melindungi tubuh dari jatuhan benda-benda. Jika Anda tidak memiliki meja, lindungi kepala Anda dengan bantal. Jika Anda sedang menyalakan kompor, maka matikan segera untuk mencegah terjadinya kebakaran. Kemudian, hindari kaca jendela. Mungkin saja gempa akan memecahkan kaca. Dengan demikian kita terhindar dari pecahan kaca.
b. Berada di areal terbuka
Berada di areal terbuka, belum berarti kita aman dari bencana alam gempa bumi. Masih banyak hal yang harus kita waspadai. Beberapa hal di antaranya sebagai berikut.
1) Menghindari dari bangunan yang ada di sekitar kita (seperti: gedung, tiang listrik, pohon, dll). Gempa bumi dapat meruntuhkan apa saja yang ada di sekitar kita. Jangan sampai kita tertimpa olehnya.
2) Perhatikan tempat Anda berpijak! Hindari apabila terjadi rekahan tanah. Retakan tanah dapat terjadi karena gempa bumi. Jangan sampai kita terperosok ke dalamnya.
c. Di dalam gedung
Gedung yang menjulang tinggi merupakan tempat yang cukup sulit untuk menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi. Gedung tinggi juga merupakan tempat yang rawan terjadi runtuh saat gempa. Namun, jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan. Ikuti semua petunjuk dari pegawai atau satpam.
a. Keluar dari bangunan tesebut dengan tertib.
b. Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa.
c. Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K.
d. Telepon/minta pertolongan apabila terjadi luka parah pada diri Anda atau orang disekitar Anda.
d. Di dalam Lift
Jangan menggunakan lift saat terjadi gempa bumi atau kebakaran. Jika Anda merasakan getaran gempa bumi saat berada di dalam lift, maka tekanlah semua tombol. Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah. Jika Anda terjebak dalam lift, hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia.
e. Hindari memasuki bangunan setelah terjadi gempa
Setelah gempa terjadi, pastikan tidak terjadi lagi gempa susulan. Kemudian, pastikan juga bahwa bangunan yang ditinggalkan benar-benar kokoh. Jangan masuk ke dalam bangunan yang sudah terjadi gempa, karena kemungkian akan terjadi reruntuhan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment