Friday, 14 October 2016

Kenampakan Alam Wilayah Daratan dan Pemanfaatannya

Kenampakan Alam Wilayah Daratan
1.    Dataran tinggi
Dataran tinggi adalah suatu kenampakan alam di daratan yang didominasi daerah datar dengan ketinggian lebih dari 400 meter di atas permukaan laut. Di Indonesia terdapat beberapa daerah yang memiliki dataran tinggi. Misalnya, Dataran Tinggi Tengger di Jawa Timur, Dataran Tinggi Bone di Sulawesi Selatan, Dataran Tinggi Bingkoku di Sulawesi Tenggara, Dataran Tinggi Muler di daerah Kalimantan Barat, Dataran Tinggi Charles Louis di Irian jaya, Dataran Tinggi Minahasa di daerah Sulawesi Utara, Dataran Tinggi Penreng di daerah Sulawesi Tengah, Dataran Tinggi Alas di daerah Nangroe Aceh Darussalam, Dataran Tinggi Karo di daerah Sumatera Utara, Dataran Tinggi Kerinci di daerah Sumatera Barat, Dataran Tinggi Cianjur di daerah Jawa Barat, Dataran Tinggi Dieng.   












Kenampakan alam seperti ini sangat mempengaruhi kondisi sosial dan budaya masyarakatnya. Di daerah dataran tinggi, memiliki tanah yang subur dan  berudara sejuk, sehingga lingkungan itu cocok dimanfaatkan sebagai tempat untuk usaha pertanian seperti tanaman sayur-sayuran dan buah-buahan. Di sekitar pedesaan daerah dataran tinggi terlihat hamparan lahan pertanian yang ditanami dengan berbagai tanaman seperti kol, sawi, kentang, tomat, wortel, dan bermacam-macam buah-buahan. Selain itu, banyak juga yang dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan untuk tanaman yang sesuai dengan kondisi daerah pegunungan, misalnya perkebunan teh di Puncak (Bogor), perkebunan kopi di Dataran Tinggi Gayo (Aceh Tengah), perkebunan jeruk di Dataran Tinggi Karo (Sumatera Utara). Sebagian kecil dari lahan di daerah dataran tinggi ada juga yang dimanfaatkan untuk pertanian tanaman padi di daerah kering (padi gogo).
Selain dimanfaatkan sebagai daerah pertanian dan perkebunan, karena udaranya yang sejuk, daerah dataran tinggi banyak pula yang dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi atau wisata.
2.    Dataran rendah
Dataran rendah adalah suatu kenampakan alam di daratan yang  didominasi daerah datar dengan ketinggian antara 0 - 200 meter di atas permukaan laut. Dataran rendah pada umumnya terdapat di sekitar pesisir pantai.
Di daerah dataran rendah pemanfaatan lahan didominasi untuk persawahan, baik sawah tadah hujan maupun sawah irigasi, sehingga daerah ini merupakan lumbung padi. Lahan-lahan di dataran rendah yang letaknya di pinggir desa banyak dimanfaatkan untuk usaha perkebunan yang ditanami dengan tanaman kelapa dan bermacam-macam jenis buah-buahan.
Di samping itu, dataran rendah pada umumnya banyak pula yang dimanfaatkan manusia untuk berbagai keperluan lain, seperti: peternakan, perumahan, dan industri.








3.    Gunung dan pegunungan
Gunung dan pegunungan adalah bagian permukaan bumi yang menyembul ke luar dan merupakan dataran tinggi. Gunung adalah dataran tinggi yang tunggal atau satu. Adapun pegunungan adalah dataran tinggi yang memanjang membentuk gugusan gunung-gunung yang bersambungan. Beberapa gunung yang terkenal di Indonesia di antaranya, Gunung Bromo di Jawa Timur, Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat, Gunung Tangkubanparahu di Jawa Barat. Adapun pegunungan di antaranya, Pegunungan Bukit Barisan di Sumatra, Pegunungan Tengger di Jawa Timur, Pegunungan Iban memisahkan Kalimantan dan Serawak Malaysia, Pegunungan Verbeek menjadi batas antara Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan, Pegunungan Sudirman, dan Pegunungan Jayawijaya di Irian Jaya.
Gunung-gunung dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu gunung berapi dan gunung tidak berapi. Gunung berapi maupun gunung tidak berapi dapat dimanfaatkan oleh manusia. Gunung dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk keperluan perkebunan, rekreasi maupun kegiatan olahraga pendakian.










Daerah pegunungan banyak dimanfaatkan manusia untuk tempat rekreasi atau peristirahatan karena cukup sejuk dan nyaman serta dapat menghilangkan kepenatan. Disamping untuk tempat peristirahatan, daerah pegunungan sangat baik untuk kegiatan pertanian jenis hortikultura. Tanaman jenis hortikultura adalah tanaman sayur-sayuran dan buah-buahan.

4.    Pesisir Pantai
Pesisir pantai adalah bagian kenampakan alam daratan yang berbatasan langsung dengan laut. Negara kita yang terdiri atas pulau besar dan kecil, tentu keadaan pantainya ada yang terjal dan ada pula yang landai. Pantai-pantai yang landai pada umumnya dimanfaatkan untuk daerah tujuan wisata.
Wisatawan yang datang ke tempat tujuan wisata pantai bisa berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Wisatawan yang berasal dari dalam negeri disebut wisatawan domestik, sedangkan wisatawan dari luar negeri disebut wisatawan mancanegara.
Beberapa daerah di Indonesia memiliki pantai yang sudah terkenal sebagai daerah wisata, misalnya Pantai Panimbangan di Kalimantan Barat, Pantai Taksung di Kalimantan Selatan, Pantai Nirwana di Sulawesi Tenggara, Pantai Tanjung Bira dan Losari di Sulawesi Selatan, Pantai Sanur dan Kuta di Bali, Pantai Senggigi di Nusa Tenggara Barat, Pantai Losiana Pantai di Nusa Tenggara Timur, Pantai Korem dan Jendi di Papua, Pantai Kasih di Nangroe Aceh Darussalam, Pantai Cermin di Sumatra Utara, Pantai Air Manis di Sumatra Barat, Pantai Nongsa di Riau, Pantai Nala dan Panjang di Bengkulu, Pantai Matras di Sumatra Selatan, Pantai Ancol di DKI Jakarta, Pantai Pelabuhan Ratu di Jawa Barat, Pantai Carita di Banten, Pantai Ayah di Jawa Tengah, dan Pantai Parangtritis di D.I. Yogyakarta. Selain yang disebutkan di atas, dapatkah kalian menyebutkan pantai terkenal lain yang ada di Indonesia?

No comments:

Post a Comment