Saturday, 27 August 2016

KERAGAMAN KENAMPAKAN ALAM DI INDONESIA

Keragaman Kenampakan Alam Di Indonesia
Kenampakan alam di wilayah Indonesia sangat bervariasi. Kenampakan alam di wilayah Indonesia terdiri atas daratan dan lautan.

1.     Menggambar Peta Indonesia dengan Menggunakan Simbol-Simbol
Peta merupakan terjemahan dari bahasa Inggris, map.  Kata map berasal dari bahasa Yunani, mappa. Mappa berarti taplak atau kain penutup meja.  Peta adalah gambaran keadaan permukaan bumi dengan berbagai kenampakannya yang diperkecil dengan menggunakan skala tertentu pada bidang datar.
    Pada sebuah peta, kita bisa menemukan berbagai kenampakan muka bumi, seperti jalan raya, sungai, gunung, daerah dataran tinggi, dataran rendah, dan lain-lain. Peta pada awalnya hanya menggambarkan keadaan yang tampak pada permukaan bumi secara umum. Dalam perkembangan selanjutnya, peta mengambarkan hal-hal khusus, misalnya peta persebaran penduduk, peta persebaran sumber daya alam, peta pola cuaca dan iklim.
Dengan menggambar peta Indonesia kita bisa mengetahui kenampakan apa saja yang ada di Indonesia dan agar kita tahu letak posisi seluruh wilayah yang tercakup ke dalam wilayah Indonesia. Adapun cara membuat peta Indonesia adalah dengan cara:
a.    Siapkan peta Indonesia (Atlas) sebagai bahan contoh untuk menggambar.
b.    Siapkan perlatan gambar seperti buku gambar, pensil, penggaris, penghapus, dan pensil warna)














Gambar 6.1  Peta Indonesia yang sudah di kotak-kotak.

c.    Buatlah garis tepi pada kertas gambarmu dengan ukuran 2 cm.
d.    Buatlah garis-garis koordinat pada kertas gambarmu sesuai dengan garis-garis koordinat yang terdapat dalam peta yang akan  ditiru terlebih dahulu, agar pembuatan gambar lebih mudah!
e.    Mulailah menggambar peta Indonesia sesuai dengan contoh. Perhatikan posisi pulau dan letaknya terhadap garis koordinat tadi.
f.    Setelah selesai, baru kita tambahkan simbol-simbol geografis pada peta, seperti: ibu kota negara, ibu kota provinsi, kota/kabupaten, gunung, danau, sungai, jalan raya, jalan kereta api, bandar udara, pelabuhan, dsb. Letaknya harus sesuai dengan yang ada pada peta contoh.
g.    Warnailah petamu sesuai dengan pensil warna sesuai dengan peta asli!

2.     Ciri-Ciri Kenampakan Alam di Wilayah Indonesia
Indonesia merupakan Negara kepulauan. Pulau yang ada di Indonesia berjumlah sekitar 17.850 pulau. Secara geografis Indonesia diapit oleh dua benua dan dua samudera, Benua Asia di sebelah Utara dan benua Australia di sebelah Selatan, Samudera Hindia di sebelah Barat dan Samudera Pasifik di Sebelah Timur.
    Indonesia memiliki luas sekitar 5.000.000 km2. Jarak antara ujung paling barat dengan paling timur wilayah Indonesia sekitar 5.000 km. Kepulauan Indonesia mempunyai kedudukan yang sangan strategis bila ditinjau dari letak astronomis, letak goegrafis, atau dari segi luasnya.
Letak astronomis adalah letak suatu negara atau wilayah yang ditentukan berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Berdasarkan letak astronomisnya Indonesia terletak antara 6 0LU – 11 0LS dan antara 95 0BT – 141 0BT, yaitu sebagai berikut.














Gmabar 6.2 Peta wilaya Indonesia

a.    Wilayah Indonesia paling utara, yaitu pulau We (NAD) yang terletak pada garis 6 0LU.
b.    Wilayah Indonesia paling Selatan, yaitu pulau Roti yang terletak pada garis 11 0LS.
c.    Wilayah Indonesia paling barat, yaitu pulau We yang terletak pada garis 95 0BT.
d.    Wilayah Indonesia paling timur, yaitu perbatasan antara provinsi Irian Jaya dengan Negara Papua Nugini atau tepatnya di kota Merauke yang terletak pada garis 141 0BT.

Letak goegrafis adalah letak suatu tempat atau wilayah di permukaan bumi yang ditinjau berdasarkan daerah sekitarnya. Letak geografis Indonesia sangat strategis bila ditinjau dari posisi geografisnya. Posisi Indonesia berada di antara dua benua dan dua samudera yaitu Benua Asia dan Australia, Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.
Luas suatu negara memegang peranan yang sangat penting, sebab luas wilayah memberikan keuntungan dalam pemanfaatan sumber daya alam. Posisi dan luas wilayah negara Indonesia merupakan modal dasar pembangunan.
Luas wilayah Indonesia seluruhnya adalah 5.176.800 km2, yang terdiri atas 1.919.443 km2 luas daratan dan 3.257.357 km2 luas lautan.
Indonesia merupakan negara kepulauan, pulau-pulau tersebut tersebar dengan luas yang berbeda-beda. Indonesia memiliki 5 pulau penting dan tergolong paling luas, yaitu pulau Jawa, pulau Sumatera, pulau Kalimantan, pulau Sulawesi, dan pulau Irian Jaya. Adapun pulau kecil yang tergolong penting, yaitu pulau Bali, pulau Bangka, pulau Nias, pulau Maluku, pulau Batam, pulau Komodo dll. Antara pulau yang satu dengan yang lain dipisahkan oleh laut dan selat. Perbandingan luas lautan dan daratan yaitu 2 : 3.
Bila kita cermati Indonesia memiliki batas geografis yang terdiri dari:
a.    Sebelah Utara berbatasan dengan laut Andaman, Selat Malaka, Laut Cina Selatan Laut Sulawesi, Negara Malaysia, Negara Singapura dan Samudera Pasifik.

















Gambar 6.3  Peta Indonesia di antara ngegara-negara ASEAN

b.    Sebelah Selatan berbatasan dengan Samudera Hindia, Laut Timor, Laut Arafuru dan Negara Timor Leste.
c.    Sebelah Timur berbatasan dengan Samudera Pasifik dan Negara Papua Nugini.
d.    Sebelah barat berbatasan dengan Samudera Hindia.

Kenampakan alam yang terdapat dan dimiliki Indonesia terdiri dari:
a.    Sungai
Di Indonesia banyak sekali sungai besar maupun kecil, panjang maupun pendek. Sungai adalah bentukan alamiah pada muka bumi yang terdiri dari air tawar yang mengalir dari sumbernya di daratan dan bermuara di laut. Simbol yang digunakan untuk menampilkan kenampakan sungai pada peta adalah simbol garis berwarna hijau sesuai dengan aliran sungai tersebut.
Di Sumatera sungai terbesar adalah sungai Musi. Sungai Musi membelah melewati kota Palembang dan diatas sungai ini terbentang sebuah jembatan yang terkenal yaitu Jembatan Ampera.
Di pulau Jawa banyak sungai yang menjadi sumber air baik bagi persawahan, air minum bagi penduduk maupun sebagai sarana tenaga pembangkit listrik. Sungai terpanjang di pulau Jawa adalah sungai Bengawan Solo dimana melintasi 2 provinsi, yaitu: Jawa Tengah dan Jogjakarta.
Sungai terpanjang di Indonesia adalah Sungai Kapuas yang membentang di wilayah pulau Kalimantan. Sungai ini juga selain untuk mengairi persawahan juga sebagai sarana transpotasi penduduk Kalimantan.
b.    Gunung
Gunung merupakan suatu tanah yang mempunyai bentuk lebih tinggi dari daerah sekelilingnya, dengan kenampakan di bagian atasnya lebih kecil dari pada bagian bawahnya. Kumpulan beberapa gunung biasanya disebut pegunungan. Daerah pegunungan ditampilkan dengan simbol warna, mulai dari warna hijau muda, hijau tua, kuning, cokelat muda hingga coklat tua berbintik-bintik hitam untuk bentukan bumi paling tinggi.
Sedangkan gunung pada peta ditampilkan dengan simbol segitiga. Segitiga dengan warna merah digunakan untuk gunung berapi dan segitiga hitam untuk gunung yang tidak berapi.
Gunung-gunung di wilayah Indonesia sangat banyak baik yang masih aktif maupun yang tidak aktif lagi. Gunung-gunung di Indonesia memiliki ketinggian yang berbeda-beda. Misalnya gunung tertinggi di pulau Sumatera adalah Gunung Kerinci tingginya 3805 meter, gunung tertinggi di Pulau Jawa adalah Gunung Mahameru tinginyaa 3676 meter.
Sedangkan gunung tertinggi di Indonesia terletak di Papua, yaitu Gunung Puncak Jaya dengan tinggi 5030 meter. Puncak Gunung Jaya selalu diselimuti oleh salju.

c.    Danau
    Danau adalah suatu kumpulan air dalam cekungan tertentu, yang biasanya berbentuk mangkuk. Danau mendapatkan air dari curah hujan, sungai-sungai, mata air, serta air tanah. Simbol untuk danau dalam peta disimbolkan dengan warna biru muda.
Danau Toba merupakan salah satu danau yang terkenal di Indonesia dan bahkan sampai ke luar negeri. Danau ini telah menjadi salah satu tempat tujuan wisatawan asing datang ke Indonesia. Di tengah danau ini terdapat pulau yang bernama pulau Samosir. Danau Toba terletak di propinsi Sumatera Utara.
    Selai danau Toba di Indonesia terdapat bayak danau lain di antaranya: Danau Laut Taware (Nanggro Aceh Darussallam), Maninjau dan Singkarak (Sumatera Barat), Kerinci (Jambi), Tempe (Sulawesi Selatan), Danau Poso (Sulawesi Tengah), Sentani (Papua), Batur (Bali), Kelimutu (ntt), dan lain-lain.

d.    Laut
Sebagian besar permukan bumi terdiri atas permukaan laut dan lautan. Di dalam peta laut ditampilkan menggunakan simbol warna mulai dari warna biru muda untuk kedalaman 200 – 1.500 meter. Sedangkan untuk kedalaman lebih dari 1.500 meter ditampilkan dengan warna biru tua.
Sebagai Negara kepulauan, Indonesia memiliki wilayah laut yang cukup luas. Semua propinsi di Indonesia memiliki wilayah laut. Adapun laut yang terletak di wilayah  Indonesia, antara lain: Laut Jawa, Laut Sulawesi, Laut Banda, Laut Seram, Laut Maluku, Laut Arafuru, Laut Flores, dan lain-lain.

e.    Hutan
Hutan ditampilkan pada peta dengan menggunakan simbol titik-titik, untuk hutan tropis titik-titiknya lebih tebal dari hutan musim dan sabana.
Indonesia merupakan negara yang memiliki hutan terluas di dunia. Hutan di wilayah Indonesia tersebar di hampir semua pulau Indonesia. Hutan Kalimantan merupakan hutan yang terkenal di seluruh dunia, ini dikarenakan di dalam hutan Kalimantan terdapat binatang yang hidup di dalamnya.,  seperti: Orang Utan dan berbagai jenis burung langka.
Isilah tabel dengan nama kenampakan alam yang ada di propinsimu!

Kenampakan alam    Nama
Sungai        ………………….
                ………………….
Gunung        ………………….
                ………………….
Laut            ………………….
                ………………….
Danau        ………………….
                ………………….
Hutan        ………………….
                ………………

3.     Persebaran Flora dan Fauna di Barbagai Wilayah di Indonesia
Tumbuhan dan hewan yang hidup di wilayah Indonesia sangat beragam dan bermacam-macam, terbentang dari barat ke timur. Kekayaan flora di Indonesia dapat dibuktikan dengan keanekaragaman tumbuhan yang hidup di wilayah Indonesia, diprkirakan terdapat 25.000-an jenis macam tumbuhan atau 10% dari jenis tumbuhan yang hidup di permukaan bumi, terdiri dari 4000-an macam pohon-pohonan, 1.500-an macam pakis-pakisan dan 5000-an jenis tanaman anggrek, dan jenis tanaman lainnya.

a.    Flora
Dari berbagai jenis tumbuhan yang yang ada di Indonesia, sebagian besar terdapat di kawasan hutan hujan tropis, terutama di daerah hutan primer yang menutupi sebagian besar wilayah Indonesia.

Keberadaan bermacam-macam tumbuhan di suatu wilayah dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti: iklim, tanah, air, dan lainnya. Flora di Indonesia digolongkan menjadi 6 jenis, yaitu:
1)    Hutan hujan tropis
Hutan hujan tropis sangat kaya akan berbagai flora. Keadaaan hutan hujan tropis di bawahnya gelap. Keadaan hutan hujan tropis sangat lebat dan selalu hijau sepanjang tahun. Hal ini dikarenakan oleh adanya curah hujan yang tinggi dan banyak mendapat sinar matahari.
Di dalam hutan ini terdapat berbagai macam tumbuhan, mulai dari pohon-pohon besar, perdu, lumut, rumput, sampai tumbuhan parasit. Variasi flora yang banyak menjadikan hutan ini sebagai hutan yang heterogen. Hutan jenis ini banyak dijumpai di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
 2)    Hutan musim
Hutan musim tumbuh di daerah yang memiliki perbedaaan musim hujan dan musim kemarau yang jelas. Pada musim kemarau, pohon-pohon di hutan ini pada umumnya kering dan daun-daunnya berguguran untuk mengurangi penguapan, sedangkan pada musim hujan pohon-pohonnya berdaun lebat.
Jenis pohon yang hidup di jenis hutan ini antara lain pohon jati bambu, kapuk dan angsana. Hutan jenis ini disebut juga hutan homogen. Hutan musim dapat dijumpai di daerah sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Maluku Selatan, Nusa Tenggara, dan Papua bagian selatan.
3).    Hutan bakau
Hutan bakau berada di wilayah kawasan pantai yang berlumpur dengan ketinggian 0 – 5 meter di atas permukaan laut dengan suhu 260 celcius. Hutan bakau berfungsi sebagai hutan pencegah abrasi pantai dari air laut. 
Hutan ini tersebar di Pantai Timur Sumatera, Utara Jawa, Kalimantan dan Selatan Papua.
4)    Sabana
    Hutan Sabana Tropis, yaitu padang rumput yang diselingi pohon pohon tinggi. Sabana umumnya terdapat di dataran rendah hingga ke daerah berbukit-bukit dengan curah hujan sedikit.
Hutan Sabana Tropis dapat dijumpai di wilayah ujung Jawa Timur, Sebagian besar pulau Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
5).    Stepa
    Stepa adalah padang rumput yang tidak diselingi oleh pepohonan. Terdapat di wilyah yang memiliki curah hujan yang rendah, pada umumya berada di daerah dataran rendah. Stepa dapat dijumpai di wilayah Nusa Tenggara Timur.
6)    Padang lumut
Padang lumut merupakan jenis vegetasi yang berada didaerah pegunungan dengan suhu udara rendah. Padang lumut dapat dijumpai di daerah pegunungan Sumatera, Sulawesi dan Papua.

b.    Fauna

    Berbagai jenis Fauna (hewan) hidup tersebar di seluruh provinsi Indonesia. Hewan yang populasinya rendah dan terancam punah perlu dilindungi. Tempat untuk melindungi hewan dan satwa disebut suaka margasatwa. Dilihat dari jenis dan daerah tempat tinggalnya, hewan yang terdapat di Indonesia dikelompokkan menjadi:
1.)    Kawasan fauna Indonesia barat
Kawasan fauna Indonesia bagian ini termasuk ke dalam tipe Asia.  Fauna ini terdapat di pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, serta pulau-pulau kecil di sekitarnya. Fauna yang terdapat di kawasan ini antara lain:
-    Gajah, terdapat di Sumatera dan Jawa
-    Banteng, terdapat di Jawa dan Bali
-    Harimau, terdapat di Sumatera, Jawa, dan Bali
-    Tapir, terdapat di Sumatera dan Kalimantan
-    Badak, terdapat di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa
-    Orang Utan, terdapat di Sumatera dan Kalimantan
-    Siamang, terdapat di Sumatera
-    Beruang Madu, terdapat di Sumatera dan Kalimantan
-    Kera, terdapat di Sumatera dan Kalimantan

2)    Kawasan fauna Indonesia tengah
Fauna yang terdapat di kawasan Indonesia bagian tengah merupakan tipe fauna khas Indonesia yang tidak terdapat di tempat lain. Daerahnya meliputi Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Nusa Tenggara. Jenis fauna di daerah ini, antara lain:
-    Anoa, terdapat di Sulawesi.
-    Komodo, terdapat di Pulau Komodo Nusa Tenggara Timur
-    Babi, Rusa, terdapat di Sulawesi
-    Kuda, terdapat di Nusa Tenggara
4.    Kawasan fauna Indonesia timur
Daerah persebaran fauna Indonesia bagian timur terdapat di Irian Jaya dan pulau-pulau di sekitarnya. Fauna di wilayah ini memiliki kesamaan dengan fauna di Australia. Oleh sebab itu, dinamakan fauna Australia. Fauna di daerah ini, antara lain: Burung Cendrawasih, Kakatua, Kasuari, Kangguru, Walabi, Platypus, Kura-kura, Koala dll.

No comments:

Post a Comment